Lumajang, Suara Semeru – Kepolisian Resor (Polres) Lumajang melalui tim konselor psikologi memberikan layanan trauma healing dan dukungan psikososial kepada warga terdampak banjir lahar dingin Gunung Semeru di Desa Purorejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang.
Kegiatan tersebut dilakukan guna membantu memulihkan kondisi
psikologis warga pascabencana. Selain memberikan pendampingan emosional, tim
konselor mengajak warga berkomunikasi serta menguraikan kecemasan yang mereka
alami.
Ketua Tim Konselor Psikologi Polres Lumajang, Aiptu Ari
Wibowo, memimpin langsung jajarannya di lapangan untuk menemui warga terdampak.
Pendampingan ini difokuskan pada pemulihan rasa aman serta pengelolaan emosi
bagi masyarakat yang mengalami ketakutan dan tekanan akibat bencana.
Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H.,
melalui Kasubsi PIDM Sihumas Polres Lumajang Ipda Eko Budi Laksono, menegaskan
bahwa penanganan bencana tidak boleh berhenti pada keselamatan fisik semata.
"Kami ingin memastikan masyarakat terdampak tidak hanya
mendapatkan perhatian dari sisi keselamatan dan kebutuhan fisik, tetapi juga
dukungan psikologis. Trauma healing ini menjadi bagian dari upaya membantu warga
mengatasi rasa takut, kecemasan, dan tekanan setelah mengalami bencana,"
ujar Ipda Eko, Kamis 5 Nopember 2026.
Ipda Eko menambahkan, Polres Lumajang berkomitmen
melanjutkan pendampingan psikososial ini secara berkala sesuai kebutuhan warga
di lokasi terdampak.

0 Komentar