MENYEKA LELAH DI AMBANG PINTU: KETUKAN HANGAT TIM MEDIS POLRES LUMAJANG DI DESA PUROREJO

Lumajang, Suara Semeru - Pagi itu, sisa-sisa endapan lahar dingin Gunung Semeru masih membekas di pelataran Desa Purorejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang. Di antara langkah-langkah berat warga yang tengah membenahi tempat tinggal mereka, derap langkah lain hadir membawa penawar lelah.

Bukan dengan sirine gemuruh atau tenda medis yang kaku, melainkan menyusuri jalan-jalan sempit desa menyapa warga satu demi satu dari pintu ke pintu.

Tim Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Si Dokkes) Polres Lumajang bergandengan tangan dengan Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang, sengaja mendatangi balik pintu rumah warga. Langkah door to door ini diambil agar masyarakat yang memiliki keterbatasan fisik atau terlalu letih untuk pergi ke posko kesehatan tetap mendapatkan penanganan medis yang layak.

KETUKAN PINTU DAN SEGELAS AIR WARM-UP

Petugas medis berpakaian seragam putih dan personel kepolisian nampak hangat mengetuk pintu rumah-rumah kayu warga. Senyum ramah menyapa sebelum tensimeter dililitkan ke lengan para penyintas.

Dari 15 warga Desa Purorejo yang diperiksa hari itu, rata-rata mengeluhkan rasa pegal, nyeri otot, hingga keletihan fisik yang luar biasa usai berpacu dengan material banjir lahar dingin.

Kasubsi PIDM Sihumas Polres Lumajang, Ipda Eko Budi Laksono, menjelaskan bahwa pendekatan jemput bola ini lahir dari pemahaman atas kondisi psikologis dan fisik warga yang sering kali mengabaikan kesehatan mereka sendiri saat krisis.

"Pemeriksaan dilakukan dari rumah ke rumah agar lebih menjangkau warga yang belum sempat mendapatkan layanan kesehatan pascabencana," tutur Ipda Eko di sela-sela pendampingan tim medis.

"Dari hasil pemeriksaan, beberapa warga mengalami keluhan nyeri. Tim kemudian memberikan obat dan vitamin untuk membantu pemulihan," imbuhnya.

NAFAS LEGA DI TENGAH UJIAN

Bagi warga setempat, hadirnya petugas medis hingga ke dalam ruang tamu rumah mereka memberikan kehangatan tersendiri. Samidi, salah satu warga Desa Purorejo yang dihampiri tim kesehatan, tak mampu menyembunyikan rasa lega di wajahnya yang letih.

"Terima kasih atas layanan kesehatan dari Polres Lumajang. Warga bisa diperiksa kesehatannya dan mendapat obat serta vitamin, ungkap Samidi, Warga Desa Purorejo.

Kehadiran tim kesehatan door to door ini tak hanya menyembuhkan dahaga medis, tetapi juga menegaskan kehadiran negara di saat warga berada pada titik terlemahnya. Polres Lumajang memastikan, ketukan pintu pelayanan ini akan terus berlanjut hingga kondisi kesehatan masyarakat terdampak banjir lahar Semeru benar-benar pulih sepenuhnya. (yon)

Posting Komentar

0 Komentar