PEMBANGUNAN GEDUNG POLINEMA DI LUMAJANG MASUK TAHAP III, TELAN RP 2,1 MILIAR

 

Lumajang, Suara Semeru - Pembangunan gedung Politeknik Negeri Malang (Polinema) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, memasuki tahap III.

Pekerjaan konstruksi tahap ini memiliki nilai sekitar Rp 2,1 miliar dan diarahkan untuk melengkapi bangunan yang sebelumnya telah menyelesaikan struktur utama.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Lumajang, Rudy Purbo, mengatakan pembangunan tahap III mencakup pekerjaan arsitektur dan sejumlah instalasi pendukung.

"Kalau tahap II kemarin pembangunan pada struktur bangunannya. Tahap ini kami bangun dari sisi arsitekturnya, mulai dinding, instalasi pipa air, listrik dan sebagainya," ujar Rudy, Rabu (30/9/2026).

Gedung tersebut disiapkan untuk menunjang kegiatan perkuliahan Polinema di Lumajang. Bangunan itu direncanakan memiliki tiga lantai.

Pada tahap III, pekerjaan difokuskan pada penyelesaian bagian bangunan dan fasilitas pendukung sehingga gedung dapat dimanfaatkan secara lebih optimal untuk kegiatan mahasiswa.

Rudy mengatakan pembangunan tahun ini berpotensi menjadi tahap terakhir. Namun, pengembangan fasilitas selanjutnya masih bergantung pada kebutuhan Polinema serta hasil pembahasan antara Pemerintah Kabupaten Lumajang dan pihak Polinema.

"Untuk pengembangan selanjutnya tergantung hasil pembahasan pihak Pemkab Lumajang dengan Polinema," katanya.

Diharapkan Buka Peluang Pengembangan Program Sarjana

Peningkatan fasilitas perkuliahan tersebut diharapkan turut mendukung perkembangan pendidikan tinggi Polinema di Lumajang.

Salah satu peluang yang diharapkan pemerintah daerah adalah pengembangan program pendidikan hingga jenjang sarjana.

Saat ini, Polinema di Lumajang menyelenggarakan pendidikan pada jenjang Diploma IV (D-4). Dengan fasilitas yang semakin memadai, Pemkab Lumajang berharap ke depan terdapat peluang pengembangan program sarjana di daerah tersebut.

"Karena sekarang masih D-4, harapannya seperti itu," ujar Rudy.

Dari sisi perencanaan, pembangunan gedung tersebut merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Kabupaten Lumajang yang direncanakan melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida).

Sementara itu, pelaksanaan teknis pembangunan menjadi tanggung jawab Dinas PUTR Kabupaten Lumajang.

Pekerjaan konstruksi dilaksanakan CV Kamandanu yang beralamat di Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang.

Kontrak pekerjaan dimulai pada 22 September 2026 dengan masa pengerjaan selama 90 hari. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada akhir November hingga pertengahan Desember 2026.

Penambahan fasilitas pendidikan tinggi ini diharapkan memperkuat pilihan masyarakat Lumajang untuk melanjutkan pendidikan di daerah sendiri.

Dengan fasilitas perkuliahan yang semakin lengkap, pemerintah daerah berharap generasi muda Lumajang memiliki lebih banyak pilihan tanpa harus langsung melanjutkan pendidikan ke luar kota.

"Harapannya anak-anak muda di Lumajang tidak perlu jauh-jauh kuliah di luar kota," pungkas Rudy.(har)


Posting Komentar

0 Komentar