MUSKAB PERWOSI LUMAJANG 2026–2030, RAHAYU AGUS TRIYONO DORONG PEREMPUAN LEBIH AKTIF BEROLAHRAGA

 

Lumajang, Suara Semeru - Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Lumajang masa bakti 2026–2030 menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi dalam meningkatkan partisipasi perempuan di bidang olahraga.

Ketua PERWOSI Kabupaten Lumajang masa bakti 2026–2030, Rahayu Agus Triyono, mengatakan kepengurusan baru tidak hanya melanjutkan program yang telah berjalan, tetapi juga melakukan evaluasi dan menghadirkan inovasi sesuai kebutuhan masyarakat.

Hal itu disampaikan Rahayu dalam sambutannya pada rangkaian Muskab PERWOSI Kabupaten Lumajang yang digelar di Gedung PKK Lumajang, Kamis (20/8/2026).

Rahayu kembali dipercaya memimpin PERWOSI Kabupaten Lumajang untuk periode 2026–2030. Ia menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan sekaligus menilai amanah tersebut sebagai tanggung jawab untuk menyempurnakan program organisasi.

“Kepercayaan ini bukan sebagai kesempatan untuk memulai dari awal, melainkan sebagai kelanjutan dari sebuah amanah yang harus kita sempurnakan bersama,” ujar Rahayu.

Menurut dia, pengalaman selama kepengurusan sebelumnya menjadi modal penting untuk menjalankan organisasi pada periode berikutnya. Berbagai capaian, tantangan, dan kekurangan akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah PERWOSI ke depan.

Rahayu mengatakan program yang selama ini telah berjalan dengan baik akan dipertahankan. Sementara itu, kekurangan yang masih ditemukan akan diperbaiki dan dilengkapi dengan gagasan baru.

Rahayu menekankan bahwa PERWOSI merupakan organisasi bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh anggota.

“PERWOSI adalah rumah bersama bagi kita semua,” katanya.

Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus dan anggota memperkuat komunikasi, koordinasi, serta semangat gotong royong. Perbedaan pendapat, menurut dia, seharusnya tidak menjadi penghambat, tetapi menjadi bagian dari proses untuk menghasilkan keputusan dan program yang lebih baik.

“Kita lanjutkan hal-hal baik yang telah kita lakukan, kita perbaiki kekurangan yang ada, dan kita ciptakan inovasi baru untuk menjadikan PERWOSI Kabupaten Lumajang semakin solid, aktif, dan bermanfaat,” tutur Rahayu.

Ia berharap PERWOSI ke depan dapat semakin aktif mendorong perempuan untuk terlibat dalam berbagai kegiatan olahraga, baik olahraga prestasi maupun olahraga masyarakat.

Selain itu, kegiatan olahraga juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan dan kebugaran keluarga.

Rahayu menegaskan, keberadaan PERWOSI tidak seharusnya hanya terlihat dalam kegiatan seremonial. Organisasi harus mampu menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kita ingin PERWOSI tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi benar-benar mampu memberikan manfaat dan kontribusi nyata bagi masyarakat Kabupaten Lumajang,” ujarnya.

Menurut dia, peningkatan partisipasi perempuan dalam olahraga dapat menjadi salah satu pintu masuk untuk membangun budaya hidup sehat di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Rahayu juga membuka ruang bagi kritik, saran, dan masukan dari seluruh anggota. Keterbukaan tersebut dinilai penting agar organisasi dapat melakukan evaluasi secara berkelanjutan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus PERWOSI periode sebelumnya atas dedikasi, waktu, tenaga, pikiran, dan kebersamaan selama menjalankan organisasi.

Apresiasi turut disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lumajang, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), serta berbagai pihak yang selama ini mendukung kegiatan PERWOSI.

Rahayu berharap sinergi dengan berbagai pihak tersebut dapat terus diperkuat selama masa bakti 2026–2030 sehingga program organisasi dapat berjalan lebih terarah dan menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Kepada seluruh pengurus yang nantinya akan bersama-sama menjalankan roda organisasi, saya mengajak untuk menerima amanah ini dengan penuh keikhlasan dan rasa tanggung jawab,” katanya.

Ia menambahkan, kepengurusan baru diharapkan mampu membangun PERWOSI sebagai organisasi yang solid, terbuka, komunikatif, dan berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kepengurusan masa bakti 2026–2030, PERWOSI Kabupaten Lumajang diharapkan tidak hanya menjadi wadah aktivitas olahraga perempuan, tetapi juga ruang untuk mengembangkan potensi perempuan, menjaga kesehatan keluarga, serta berkontribusi dalam membangun masyarakat Lumajang yang sehat dan berdaya.

“PERWOSI Kabupaten Lumajang: kompak, solid, sehat, aktif, dan berprestasi!” seru Rahayu.(har)

 


Posting Komentar

0 Komentar