DEMI KETAHANAN PANGAN, BHABINKAMTIBMAS POLSEK GUCIALIT MENJADI SAHABAT PETANI

Lumajang, Suara Semeru — Pagi belum sepenuhnya meninggi ketika langkah Bhabinkamtibmas Polsek Gucialit menyusuri kebun hortikultura milik warga. Di sela barisan tanaman tomat dan aneka sayuran yang tumbuh subur, mereka tak sekadar memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif, tetapi juga mendengarkan cerita para petani tentang harapan, tantangan, dan upaya mempertahankan hasil panen.

Pemandangan tersebut menjadi gambaran bagaimana peran kepolisian kini semakin dekat dengan kehidupan masyarakat. Melalui pendampingan rutin di wilayah binaan, Bhabinkamtibmas turut mengawal implementasi Program Asta Cita Presiden di sektor ketahanan pangan, sebuah program yang menempatkan desa sebagai fondasi penting menuju swasembada pangan nasional.

Pendampingan dilakukan secara langsung di lahan pertanian. Personel memantau perkembangan tanaman hortikultura, berdiskusi mengenai teknik budidaya, hingga menyerap berbagai persoalan yang dihadapi petani, mulai dari perawatan tanaman, kebutuhan sarana produksi, hingga tantangan menjaga produktivitas di tengah perubahan kondisi pertanian.

Kapolsek Gucialit menegaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah petani merupakan bagian dari komitmen Polri sebagai mitra masyarakat. Menurutnya, menjaga ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau kelompok tani, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk aparat kepolisian yang setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat desa.

"Kami ingin memastikan para petani tetap semangat mengelola lahannya. Kehadiran Bhabinkamtibmas bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan motivasi dan membangun komunikasi agar berbagai persoalan di lapangan dapat diketahui serta dicarikan solusi bersama," ujarnya, Sabtu 1 Agustus 2026.

Bagi masyarakat Gucialit, pemanfaatan pekarangan untuk tanaman pangan bergizi bukan sekadar aktivitas bercocok tanam. Di balik setiap tanaman yang tumbuh, tersimpan harapan akan terpenuhinya kebutuhan pangan keluarga, bertambahnya pendapatan rumah tangga, serta terciptanya kemandirian pangan dari lingkungan sendiri.

Karena itu, setiap kunjungan Bhabinkamtibmas tidak hanya menjadi agenda pemantauan, melainkan ruang dialog yang mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Aspirasi petani yang dihimpun di lapangan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar membangun sinergi dengan pemerintah desa dan kelompok tani.

Kapolsek berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat sehingga Program Asta Cita tidak berhenti sebagai program pemerintah semata, melainkan menjadi gerakan bersama yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, dan pada akhirnya mendorong kesejahteraan masyarakat pedesaan. (yon)


Posting Komentar

0 Komentar