PEMKAB LUMAJANG DAN KODIM 0821 PERCEPAT PEMBANGUNAN DESA LEWAT TMMD KE-129

Lumajang, Suara Semeru - Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama Kodim 0821/Lumajang memperkuat sinergi dalam mempercepat pembangunan desa melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026. Salah satu sasaran utama program tersebut ialah pembangunan jalan rabat beton sepanjang 840 meter di Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung.

Komitmen pelaksanaan TMMD itu ditegaskan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat menghadiri paparan Komandan Distrik Militer (Dandim) Pelaksana TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Ruang Hening Makodam V/Brawijaya, Surabaya, Selasa (7/7/2026). Paparan yang dipimpin Pangdam V/Brawijaya tersebut menjadi bagian dari tahapan untuk memastikan sasaran fisik maupun nonfisik program berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Indah mengatakan Pemerintah Kabupaten Lumajang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan TMMD sebagai upaya mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan.

"TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen memberikan dukungan penuh agar setiap program yang dilaksanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang membutuhkan percepatan pembangunan," kata Indah.

Di Kabupaten Lumajang, kegiatan Pra TMMD telah dimulai sejak 29 Juni 2026 di Desa Ledok Tempuro. Program tersebut menargetkan pembangunan jalan rabat beton sepanjang 840 meter dengan lebar 3,5 meter dan ketebalan 20 sentimeter.

Keberadaan infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus mempermudah distribusi hasil pertanian yang menjadi salah satu penopang perekonomian warga.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga mencakup berbagai kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan pemberdayaan masyarakat serta memperkuat semangat gotong royong dalam pembangunan desa.

Menurut Indah, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan hasil pembangunan.

"Pembangunan akan memberikan hasil terbaik ketika pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat berjalan bersama. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan kita untuk mewujudkan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera," ujarnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0821/Lumajang Anton Subhandi menegaskan TMMD tidak semata berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lumajang, Kodim 0821/Lumajang, dan masyarakat, TMMD ke-129 diharapkan mampu menghadirkan infrastruktur yang mendukung aktivitas ekonomi desa sekaligus memperkuat fondasi pembangunan yang berkelanjutan.(har)

 

  


Posting Komentar

0 Komentar