Lumajang, Suara Semeru – Kesadaran keselamatan berkendara tidak bisa dibangun secara instan ketika seseorang telah cukup umur mengendarai kendaraan. Budaya tersebut perlu ditanamkan sejak usia dini melalui pendidikan yang berkelanjutan. Berangkat dari semangat itulah PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) di SD Negeri Pagowan 1, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Selasa (10/6).
Dalam
kegiatan tersebut, distributor sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur dan Nusa
Tenggara Timur (NTT) ini menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah sekaligus
memberikan edukasi keselamatan berkendara (safety riding) kepada para siswa.
Tak hanya menyampaikan materi secara teoritis, MPM Honda Jatim juga membagikan
helm kepada siswa sebagai sarana edukasi mengenai pentingnya penggunaan
perlengkapan keselamatan saat berkendara maupun ketika dibonceng.
Program ini
menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam membangun kesadaran keselamatan lalu
lintas sejak usia sekolah dasar. Langkah tersebut dinilai penting mengingat
masih tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan usia muda, baik
sebagai pengendara maupun penumpang kendaraan bermotor.
Suasana
kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti sesi
pengenalan rambu-rambu lalu lintas, tata cara berkendara yang aman, hingga
pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap aturan di jalan raya. Materi
disampaikan dengan pendekatan yang disesuaikan dengan usia anak-anak sehingga
mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain
memberikan pemahaman tentang keselamatan berkendara, bantuan perlengkapan
sekolah yang disalurkan diharapkan dapat mendukung semangat belajar para siswa.
Dukungan terhadap sektor pendidikan menjadi salah satu fokus program sosial MPM
Honda Jatim yang dijalankan secara berkelanjutan di berbagai daerah.
Marketing
Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim, Suhari,
mengatakan bahwa perusahaan ingin menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan
langsung oleh masyarakat, terutama generasi muda yang akan menjadi penerus
bangsa.
“Melalui
kegiatan ini, kami ingin memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,
khususnya generasi muda. Tidak hanya mendukung kebutuhan pendidikan melalui
penyaluran perlengkapan sekolah, kami juga ingin menanamkan kesadaran akan
pentingnya keselamatan berkendara sejak usia dini. Semangat ini sejalan dengan
komitmen Honda untuk terus menghadirkan program yang memberikan dampak positif
bagi masyarakat melalui Sinergi Bagi Negeri,” ujarnya.
Bagi MPM
Honda Jatim, keselamatan berkendara bukan sekadar kampanye, melainkan budaya
yang harus dibangun bersama melalui keterlibatan berbagai pihak, termasuk
lingkungan sekolah dan keluarga. Karena itu, edukasi kepada anak-anak dinilai
memiliki peran strategis untuk membentuk kebiasaan positif sejak dini.
Melalui
program CSR yang berkelanjutan, MPM Honda Jatim berharap dapat terus
berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperluas
pemahaman masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas. Kegiatan
di SDN Pagowan 1 menjadi salah satu wujud nyata komitmen perusahaan untuk
tumbuh bersama masyarakat dan menciptakan masa depan yang lebih baik melalui
pendidikan serta budaya keselamatan berkendara.
Versi ini
lebih kuat karena menambahkan konteks mengapa edukasi keselamatan sejak dini
penting, mempertegas dampak sosial program CSR, dan menggunakan gaya penulisan
yang lebih menyerupai berita media daripada sekadar rilis perusahaan. (yon)

0 Komentar