ASKI LUMAJANG MATANGKAN MENTAL DAN TEKNIK ATLET JELANG POPKAB 2026

 


Lumajang, Suara Semeru – Hitung mundur menuju Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (Popkab) Lumajang 2026 mulai terasa. Di tengah persaingan yang diprediksi semakin ketat, Akademi Seni Olahraga Karate Indonesia (ASKI) Cabang Lumajang memilih mempercepat persiapan dengan menggelar pemusatan latihan atau training center (TC) bagi para atlet andalannya.

Program yang mulai dijalankan menjelang pelaksanaan Popkab pada 22 Juni mendatang itu tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan teknik, tetapi juga menyasar pembentukan mental juara dan ketahanan psikologis atlet saat menghadapi tekanan pertandingan.

Ketua ASKI Lumajang, Sensei Munawir, mengatakan sejumlah karateka yang akan turun di Popkab telah memasuki fase latihan terpusat sebagai bagian dari upaya memaksimalkan kesiapan mereka menghadapi kompetisi antar pelajar terbesar di tingkat kabupaten tersebut.

"Menjelang Popkab, beberapa atlet karate dari Perguruan ASKI mulai mempersiapkan diri melakukan training center (TC)," kata Munawir saat ditemui di Dojo Perkasa, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, pemusatan latihan yang diterapkan ASKI tidak hanya berfokus pada aspek teknis pertandingan. Program tersebut dirancang untuk membangun fondasi atlet secara menyeluruh, mulai dari penguasaan teknik dasar (kihon), pembentukan disiplin, penguatan karakter, hingga peningkatan kondisi fisik yang menjadi modal utama dalam setiap pertandingan karate.

"Karate bukan hanya soal kemampuan menyerang atau bertahan. Atlet juga harus memiliki mental yang kuat, disiplin tinggi, dan kesiapan fisik yang matang," ujarnya.

Munawir menjelaskan, selama pelaksanaan TC, pihak perguruan memberikan keleluasaan kepada pelatih untuk menyusun pola latihan yang sesuai dengan kebutuhan atlet. Tujuannya agar peningkatan performa berjalan seimbang dengan kondisi psikologis atlet yang tetap terjaga.

Menurutnya, banyak atlet yang secara teknik sudah baik, namun gagal menunjukkan kemampuan terbaik ketika berada di arena pertandingan akibat tekanan mental dan beban ekspektasi.

"TC bukan sekadar bicara latihan saja, tetapi kestabilan psikologi juga sangat berpengaruh guna peningkatan prestasi," tegasnya.

Pantauan di lokasi latihan menunjukkan para atlet tengah fokus mendalami materi kata atau jurus. Materi ini menjadi salah satu nomor yang membutuhkan tingkat ketelitian dan konsentrasi tinggi karena menggabungkan berbagai teknik dasar dalam rangkaian gerakan yang telah baku.

Dalam cabang kata, atlet dituntut mampu menampilkan kesempurnaan teknik melalui ketepatan arah gerak, keseimbangan tubuh, kecepatan, ritme, hingga kime atau pemusatan tenaga pada setiap teknik yang diperagakan. Kesalahan kecil dapat berpengaruh terhadap penilaian juri.

Latihan kata juga dinilai penting karena menjadi fondasi bagi penguasaan teknik karate secara keseluruhan. Selain mengasah kemampuan fisik, materi ini melatih fokus, pengendalian emosi, dan kemampuan membaca situasi yang nantinya dibutuhkan saat bertanding di nomor kumite.

ASKI Lumajang menargetkan para atlet mampu tampil maksimal di Popkab tahun ini. Pemusatan latihan yang dilakukan menjadi bagian dari komitmen perguruan untuk terus melahirkan karateka muda berprestasi sekaligus memperkuat pembinaan olahraga karate di Kabupaten Lumajang.

Dengan waktu persiapan yang tersisa kurang dari tiga pekan, setiap sesi latihan kini menjadi momentum penting untuk mengasah kemampuan sekaligus mengukur kesiapan atlet sebelum turun bertarung membawa nama sekolah dan perguruan di arena Popkab 2026. (yon)


Posting Komentar

0 Komentar