PUBLIKASI PEMERINTAH TAK BISA LAGI SEKADAR SEREMONIAL

 

Lumajang, Suara Semeru — Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan publikasi pemerintah kini menjadi kebutuhan vital untuk menjaga kepercayaan publik di tengah derasnya arus informasi media sosial.

Sekretaris Daerah Lumajang Agus Triyono mengatakan, keterlambatan informasi dari pemerintah dapat memicu disinformasi hingga opini negatif di masyarakat. Karena itu, pemerintah dituntut lebih cepat, terbuka, dan responsif dalam komunikasi publik.

“Kalau pemerintah lambat memberi informasi, isu bisa berkembang cepat di media sosial. Karena itu komunikasi publik harus responsif dan informatif,” ujar Agus saat kegiatan Peningkatan Kapasitas PPID 2026 di Kantor Bupati Lumajang.

Menurutnya, kualitas pemerintahan saat ini tidak hanya diukur dari program kerja, tetapi juga kemampuan membangun komunikasi publik yang kredibel.

Pemkab Lumajang ingin publikasi pemerintah menjadi sumber informasi resmi yang mampu menangkal informasi liar sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat.

Seluruh perangkat daerah diminta aktif memperbarui informasi publik, memperkuat dokumentasi pelayanan, serta membangun komunikasi yang adaptif melalui media resmi pemerintah.

Agus juga mengapresiasi capaian Lumajang yang meraih predikat Badan Publik Informatif dalam Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2025 dari Komisi Informasi Jawa Timur.

Meski begitu, ia menegaskan tantangan komunikasi publik akan semakin kompleks sehingga keterbukaan informasi harus terus diperkuat di era digital. (yon)


Posting Komentar

0 Komentar