Lumajang, Suara Semeru - Nasib nahas menimpa Mistar, warga Desa Tegalbangsri, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang. Sapi limosin yang telah dirawat bertahun-tahun hilang dicuri saat harga hewan ternak tengah melonjak menjelang Hari Raya Idul Adha.
Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengatakan
pencurian sapi milik Mistar terjadi pada Senin (18/5/2026). Namun, kasus
tersebut baru dilaporkan ke Polsek setempat sekitar pukul 09.00 WIB.
“Baru dilaporkan di Polsek sekitar pukul 09.00 WIB. Sapi
yang dicuri berwarna merah dan berjenis kelamin betina,” kata Suprapto di
Mapolres Lumajang, Rabu (20/5/2026).
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian langsung mendatangi
lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil
penyelidikan awal, pelaku diduga masuk dengan cara membobol tembok bagian
belakang kandang sapi milik korban.
“Pelaku masuk lewat dinding belakang kandang milik korban.
Kemudian memutus tali tampar dan mengambil sapi tersebut dari kandangnya,” ujar
Suprapto.
Polisi kini masih memburu pelaku sekaligus mencari
keberadaan sapi curian tersebut. Untuk mempercepat pencarian, Polres Lumajang
menerjunkan tim K9 atau anjing pelacak.
Menurut Suprapto, lokasi kandang yang berada di area
perkebunan tebu menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian.
“Kami masih lakukan pencarian. Karena lokasinya berada di
daerah perkebunan tebu. Makanya kami gunakan K9 untuk melacak hewan ternak tersebut,”
imbuhnya.
Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya para peternak
sapi di wilayah Lumajang, agar meningkatkan kewaspadaan menjelang Idul Adha.
Pasalnya, kasus pencurian hewan ternak dinilai rawan terjadi ketika permintaan
sapi kurban meningkat.( har )

0 Komentar