Lumajang, Suara Semeru - Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lumajang mendorong istri aparatur sipil negara (ASN) mengambil peran lebih aktif dalam mendukung komunikasi publik pemerintah melalui penyebaran informasi positif dan program pembangunan kepada masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Ketua Dharma Wanita Persatuan
Kabupaten Lumajang, Rahayu Agus Triyono. Menurutnya, istri ASN memiliki posisi strategis karena dekat dengan
informasi pelayanan publik dan program pemerintah yang bersentuhan langsung
dengan masyarakat.
“Istri ASN bisa ikut menjadi bagian dari penyebar informasi
yang positif. Program pembangunan dan layanan pemerintah yang menyentuh masyarakat
perlu disampaikan agar manfaatnya diketahui lebih luas,” ujarnya.
Rahayu menilai masih banyak program pemerintah yang
bermanfaat namun belum sepenuhnya dikenal masyarakat akibat keterbatasan
penyebaran informasi di tingkat bawah. Salah satu contoh yang disoroti adalah
Graha Lumajang, rumah singgah gratis milik Pemerintah Kabupaten Lumajang bagi
warga yang menjalani pengobatan rujukan di Surabaya.
Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut menjadi bentuk
nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat, terutama keluarga pasien
yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama proses pengobatan.
Di tengah perkembangan era digital, DWP Lumajang juga
menekankan pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi publik.
Informasi yang disebarkan tidak hanya harus benar, tetapi juga mampu membangun
optimisme, ketenangan, dan pemahaman masyarakat terhadap kebijakan pemerintah.
“Informasi yang benar akan mencerahkan. Ketika masyarakat
memahami program secara utuh, maka kepercayaan dan partisipasi juga tumbuh,”
tambahnya.
Lebih jauh, DWP memandang komunikasi publik bukan hanya
tugas humas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen
birokrasi, termasuk keluarga ASN. Dengan keterlibatan tersebut, istri ASN
diharapkan dapat menjadi penghubung informasi yang membantu masyarakat
memperoleh akses pengetahuan terkait layanan sosial, pendidikan, kesehatan,
hingga program pemberdayaan masyarakat.
Melalui langkah ini, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten
Lumajang ingin memperkuat budaya komunikasi publik yang lebih dekat, humanis,
dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap program pembangunan daerah. (yon)

0 Komentar