Lumajang, Suara Semeru - Bupati Indah Amperawati memerintahkan seluruh dusun di Kabupaten Lumajang memasang kamera pengawas atau CCTV menyusul meningkatnya aksi kriminalitas dalam dua pekan terakhir. Kejahatan yang terjadi meliputi pencurian, begal, penjambretan, hingga pelemparan batu ke kaca kendaraan.
Di Kabupaten Lumajang terdapat 825 dusun yang tersebar di
198 desa dan 21 kecamatan. Pemerintah daerah menargetkan seluruh pemasangan
CCTV rampung pada pekan depan.
“Saya minta minggu depan ini semua dusun sudah terpasang
kamera CCTV, tadi saya juga perintahkan agar pencairan dana dusun dipercepat,”
kata Indah di Pendopo Arya Wiraraja, Senin, 11 Mei 2026.
Untuk mempercepat pemasangan, Pemerintah Kabupaten Lumajang
akan menggelontorkan dana dusun sebesar Rp 50 juta untuk setiap dusun. Dana
tersebut diprioritaskan untuk memperkuat sistem keamanan wilayah dan menekan
tindak kriminalitas yang meresahkan masyarakat.
Indah menjelaskan, keberadaan CCTV diharapkan dapat membantu
aparat kepolisian melacak identitas pelaku kejahatan. Pemerintah daerah, kata
dia, juga siap memberikan pendampingan apabila terdapat kendala teknis di
lapangan, termasuk terkait jaringan internet dan wifi.
“Apabila terkendala dengan adanya wifi dan lain-lain, segera
akan kita lakukan pengawalan dari kabupaten,” ujarnya.
Menurut Indah, percepatan pemasangan CCTV dilakukan setelah
pemerintah daerah mengevaluasi sistem keamanan wilayah. Ia menilai seluruh
unsur terkait, mulai dari Forkopimda hingga Forkopimca, selama ini telah
bekerja sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. Namun, infrastruktur
pendukung keamanan dinilai masih perlu diperkuat untuk mempersempit ruang gerak
pelaku kriminalitas.
“Kalau semua stakeholder dari Forkopimda, Forkopimca, saya
pikir semua sudah bekerja sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing,”
kata dia.(har)

0 Komentar