Lumajang, Suara Semeru - Indah Amperawati memberikan apresiasi kepada jajaran Polres Lumajang atas keberhasilan mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sempat menjadi perhatian publik dan viral di media sosial.
Pernyataan itu disampaikan Bupati yang akrab disapa Bunda
Indah pada Selasa, 12 Mei 2026, di tengah berkembangnya opini masyarakat yang
mempertanyakan ketegasan aparat kepolisian dalam menangani kasus kriminalitas,
khususnya curanmor yang belakangan meresahkan warga Lumajang.
“Di tengah opini yang berkembang bahwa tidak ada tindakan tegas dari kepolisian, saya tegaskan bahwa kepolisian bekerja dan sudah banyak melakukan penangkapan terhadap berbagai kasus,” ujar Bunda Indah.
Kritik Publik dan Tantangan Kepercayaan
Kasus curanmor di berbagai daerah, termasuk di Lumajang,
dalam beberapa waktu terakhir menjadi isu sensitif di tengah masyarakat.
Maraknya unggahan video kehilangan kendaraan dan aksi kriminal jalanan di media
sosial memicu persepsi bahwa penegakan hukum berjalan lambat.
Namun menurut Bunda Indah, persepsi tersebut tidak
sepenuhnya menggambarkan situasi di lapangan. Ia menilai aparat kepolisian
tetap bekerja secara maksimal, meskipun tidak seluruh proses penanganan kasus
terekspos ke publik.
“Mereka sudah bertindak, mereka sudah bekerja. Hanya mungkin
beda pimpinan, beda style, beda gaya. Ada pimpinan yang bekerja sesuai
prosedur, tidak ramai-ramai tetapi hasilnya banyak,” katanya.
Pernyataan itu sekaligus menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap langkah-langkah penegakan hukum yang dilakukan kepolisian, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pentingnya Transparansi Penanganan Kasus
Di sisi lain, Bunda Indah menilai keterbukaan informasi
kepada masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik
terhadap aparat penegak hukum.
Ia meminta agar setiap pengungkapan kasus, terutama yang
menjadi perhatian masyarakat, dipublikasikan secara luas agar warga mengetahui
perkembangan penanganan kriminalitas di wilayahnya.
Menurutnya, publikasi keberhasilan pengungkapan kasus bukan
sekadar pencitraan institusi, tetapi bagian dari upaya menciptakan rasa aman di
tengah masyarakat.
“Kalau masyarakat tahu bahwa pelaku sudah ditangkap dan
kasus ditindaklanjuti, tentu kepercayaan kepada aparat akan meningkat,”
ungkapnya.
Dalam konteks komunikasi publik, langkah transparansi juga
dinilai penting untuk meredam spekulasi liar di media sosial yang kerap
berkembang lebih cepat dibanding informasi resmi dari aparat.
Curanmor dan Kewaspadaan Warga
Selain mengapresiasi kinerja kepolisian, Bunda Indah juga
mengingatkan masyarakat agar tidak hanya bergantung pada aparat keamanan. Ia
menilai pencegahan tindak kriminal harus dilakukan secara bersama-sama antara
pemerintah, aparat, dan warga.
Bupati mendorong masyarakat mulai memanfaatkan teknologi
keamanan tambahan seperti pemasangan GPS pada kendaraan bermotor untuk
memudahkan pelacakan apabila terjadi pencurian.
Ia juga mengajak warga kembali mengaktifkan sistem keamanan
lingkungan atau siskamling yang selama ini dinilai efektif menjadi deteksi awal
terhadap potensi gangguan keamanan.
“Kesadaran masyarakat sangat penting. Selain meningkatkan kewaspadaan pribadi, budaya gotong royong menjaga lingkungan juga harus dihidupkan kembali,” ujarnya.
Keamanan Jadi Fondasi Stabilitas Daerah
Pengungkapan kasus curanmor oleh Polres Lumajang dinilai
menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah,
aparat keamanan, dan masyarakat.
Di tengah tantangan kriminalitas yang semakin kompleks, stabilitas keamanan menjadi fondasi penting bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Pemerintah daerah berharap keberhasilan pengungkapan kasus ini dapat menjadi efek jera bagi pelaku kriminal sekaligus meningkatkan rasa aman warga Lumajang. (yon)

0 Komentar