WAKA ADM SKPH LUMAJANG PERKUAT SINERGI DENGAN INSAN PERS DALAM KUNJUNGAN KE KANTOR PWI

Lumajang, Suara Semeru – Upaya memperkuat kolaborasi antara pengelola kehutanan dan insan pers terus dilakukan. Hal ini terlihat dalam kunjungan Wakil Administratur (Waka ADM) Perhutani, Sub Kesatuan Pemangkuan Hutan (SKPH) Lumajang, Soegiarto Aries Soebagiyo, ke kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lumajang, Jumat (10/4/2026).

Kedatangan Soegiarto Aries Soebagiyo bersama jajaran disambut langsung oleh Ketua PWI Kabupaten Lumajang, Mujibul Choir, SE., beserta pengurus. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, terbuka, dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan hubungan yang selama ini telah terjalin dengan baik antara Perhutani dan insan pers di Lumajang.

Dalam dialog tersebut, Waka ADM Lumajang menekankan bahwa peran media tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membangun kesadaran publik, khususnya terkait pengelolaan hutan yang berkelanjutan.

“Kami berharap hubungan antara Perhutani dan insan pers, khususnya PWI Lumajang, dapat terus terjalin dengan baik. Peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, objektif, dan edukatif kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap isu lingkungan dan kehutanan, transparansi informasi menjadi hal yang tidak bisa ditawar. Ia menegaskan bahwa Perhutani membuka ruang komunikasi yang luas bagi media untuk mengakses informasi yang dibutuhkan masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus terbuka dan bersinergi dengan media, sehingga setiap program kehutanan bisa diketahui dan dipahami oleh masyarakat luas. Dengan begitu, kepercayaan publik dapat terus terjaga,” imbuhnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga menyinggung pentingnya pemberitaan yang berimbang dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor kehutanan, mulai dari persoalan konservasi, hingga potensi konflik lahan. Ia berharap media dapat menjadi jembatan yang menghadirkan perspektif yang utuh kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Lumajang, Mujibul Choir, menyambut baik kunjungan tersebut dan menilai langkah ini sebagai bentuk nyata komitmen Perhutani Lumajang dalam membangun komunikasi yang sehat dengan media.

“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai langkah positif untuk mempererat hubungan antara Perhutani dan PWI. Kami siap menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat,” kata Gus Choir.

Ia menegaskan bahwa PWI sebagai organisasi profesi akan terus mendorong anggotanya untuk menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, terutama dalam menyajikan informasi yang akurat dan berimbang.

“Media memiliki tanggung jawab untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, termasuk dalam hal pentingnya menjaga kelestarian hutan. Kami juga berkomitmen untuk menghadirkan pemberitaan yang tidak hanya informatif, tetapi juga mencerahkan,” tambahnya.

Pertemuan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diisi dengan diskusi mendalam mengenai berbagai isu kehutanan di wilayah Lumajang. Beberapa topik yang mengemuka antara lain penguatan peran masyarakat sekitar hutan, upaya pencegahan kerusakan hutan, serta pentingnya literasi publik terkait fungsi ekologis hutan.

Selain itu, kedua belah pihak juga membahas peluang kerja sama ke depan, seperti penyediaan data dan informasi kehutanan yang lebih terbuka, peningkatan kapasitas wartawan dalam memahami isu lingkungan, hingga kolaborasi dalam kampanye pelestarian hutan.

Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Perhutani SKPH Lumajang dan PWI Kabupaten Lumajang, sehingga komunikasi yang terbangun tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga konstruktif dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan, transparan, dan berpihak pada kelestarian lingkungan. (yon)


Posting Komentar

0 Komentar