PELESTARIAN SITUS BITING LUMAJANG DIGESER KE ARAH PEMANFAATAN BAGI MASYARAKAT

 

Lumajang, Suara Semeru - Arah pelestarian Situs Biting di Kabupaten Lumajang kini tidak lagi terbatas pada upaya menjaga peninggalan sejarah. Pemerintah daerah mulai mendorong agar warisan budaya tersebut memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.

Penegasan itu disampaikan dalam kegiatan Gayatri 2026 yang digelar di kawasan situs pada Selasa 28 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bahwa cagar budaya perlu dikelola secara hidup dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Kepala Dinas Pariwisata sekaligus Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang, Patria Dwi Hastiadi, menekankan pentingnya perubahan cara pandang dalam pelestarian. Menurutnya, cagar budaya tidak bisa lagi diposisikan sebagai objek statis.

“Cagar budaya bukan benda mati. Ia adalah sumber pengetahuan, pembentuk karakter, sekaligus potensi kesejahteraan jika dikelola secara tepat,” ujarnya.

Selama ini, pelestarian cagar budaya dinilai masih berfokus pada aspek fisik. Pendekatan tersebut dianggap belum mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. Karena itu, pemerintah mulai mengarahkan pelestarian berbasis manfaat yang mencakup aspek edukasi, pembentukan karakter, serta penguatan ekonomi lokal.

Dalam aspek pengetahuan, Situs Biting dikembangkan sebagai ruang belajar terbuka agar masyarakat tidak hanya mengetahui sejarah, tetapi juga memahami dan merasakan langsung jejak masa lalu.

Dari sisi karakter, keberadaan situs dimanfaatkan untuk menanamkan nilai kebangsaan dan memperkuat kesadaran menjaga jati diri. Sementara dalam aspek kesejahteraan, pengelolaan berbasis masyarakat mulai diterapkan melalui pengembangan wisata budaya yang membuka peluang ekonomi, seperti jasa pemandu wisata dan usaha lokal.

Dengan dukungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, upaya ini menjadi bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat agar terlibat langsung dalam pelestarian.

Pendekatan tersebut menegaskan bahwa pelestarian tidak hanya berorientasi pada masa lalu, tetapi juga menghubungkannya dengan kebutuhan masa kini dan masa depan. Situs Biting pun diarahkan menjadi ruang hidup yang memberi nilai dan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.(har)

 

 


Posting Komentar

0 Komentar