Lumajang, Suara Semeru - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur nasional penghubung Lumajang–Probolinggo, pada Rabu (hari ini), yang melibatkan sebuah bus Bagong dan truk pengangkut pasir. Insiden adu banteng tersebut menyebabkan arus lalu lintas di jalur utara mengalami kemacetan parah hingga mengular cukup panjang dari kedua arah.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan di jalur
tersebut, yang selama ini dikenal padat dengan aktivitas kendaraan berat,
terutama truk bermuatan material tambang seperti pasir. Berdasarkan informasi
di lapangan, benturan keras antara kedua kendaraan terjadi secara frontal,
sehingga mengakibatkan kerusakan berat pada bagian depan bus maupun truk.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Lumajang, Ipda Dendy Cucu,
menjelaskan bahwa kecelakaan diduga kuat disebabkan oleh kurangnya kewaspadaan
pengemudi saat melintas di jalur tersebut. Ia menegaskan bahwa faktor kelalaian
pengguna jalan masih menjadi penyebab dominan dalam berbagai insiden lalu
lintas di kawasan tersebut.
“Dari hasil penanganan awal, kecelakaan ini terjadi akibat
kurangnya kewaspadaan pengemudi. Jalur ini memang rawan, sehingga diperlukan
konsentrasi penuh saat berkendara,” ujarnya, Rabu 29 April 2026.
Selain menyebabkan kerusakan kendaraan, kecelakaan ini juga
berdampak signifikan terhadap kelancaran arus lalu lintas. Jalur nasional yang
menjadi akses vital antarwilayah itu sempat lumpuh total, sebelum akhirnya
dilakukan pengaturan lalu lintas secara bergantian oleh petugas.
Pihak kepolisian bersama tim terkait saat ini tengah
melakukan proses evakuasi terhadap dua kendaraan besar yang terlibat. Proses
tersebut memerlukan waktu cukup lama mengingat kondisi kendaraan yang rusak
parah dan posisi yang menghalangi badan jalan.
Ipda Dendy menambahkan, pihaknya mengerahkan alat berat guna
mempercepat proses evakuasi agar jalur tersebut dapat segera kembali normal.
Selain itu, petugas juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi guna mencegah
terjadinya kecelakaan susulan.
Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk lebih
berhati-hati saat melintasi jalur Lumajang–Probolinggo, khususnya di
titik-titik rawan kecelakaan. Kepolisian juga mengingatkan pentingnya menjaga
jarak aman, mengontrol kecepatan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam
keadaan layak jalan. (yon)

0 Komentar