Lumajang, Suara Semeru — Sebanyak 24 alumni SMK Perikanan dan Kelautan Puger Jember resmi diberangkatkan untuk mengikuti program magang kontrak kerja ke Jepang. Pemberangkatan ini tidak hanya menjadi momen penting bagi para peserta, tetapi juga menjadi bukti nyata keberhasilan sinergi dunia pendidikan dengan kebutuhan industri global.
Topik strategis ini dibahas secara mendalam dalam talkshow
Radio Semeru FM yang disiarkan pada Jumat (24/4/2026). Dialog interaktif
tersebut dipandu oleh penyiar Hariyanto dan menghadirkan Ketua Yayasan
Pendidikan dan Pondok Pesantren Darsul Bihar Puger Jember, Kuntjoro
Dhiya’uddin, sebagai narasumber utama.
Mengangkat tema “Prosesi
Pemberangkatan 24 Alumni SMK Perikanan dan Kelautan Puger Jember Magang Kontrak
Kerja ke Jepang”, talkshow ini mengulas secara komprehensif mulai dari
tahapan seleksi, proses pembekalan, hingga dampak jangka panjang program
terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Kuntjoro Dhiya’uddin mengungkapkan bahwa program magang ini
merupakan hasil kerja sama berkelanjutan dengan mitra di Jepang yang telah
terjalin selama beberapa tahun terakhir. Program ini dirancang tidak hanya
sebagai sarana penyaluran tenaga kerja, tetapi juga sebagai upaya transformasi
kualitas lulusan SMK agar mampu bersaing di tingkat internasional.
“Program ini bukan sekadar bekerja di luar negeri, tetapi
bagian dari proses pembelajaran yang utuh. Para alumni telah melalui seleksi
ketat, pelatihan bahasa Jepang, serta pembekalan mental, disiplin kerja, dan
keterampilan teknis sesuai kebutuhan industri,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kuntjoro menekankan pentingnya kesiapan mental
dan budaya bagi para peserta. Adaptasi terhadap lingkungan kerja, kedisiplinan
waktu, serta etos kerja masyarakat Jepang menjadi tantangan tersendiri yang
harus dihadapi dengan sikap profesional.
Sementara itu, dalam perannya sebagai host, Hariyanto turut
menggali sisi lain dari program ini, termasuk tantangan yang dihadapi peserta
selama proses persiapan, seperti intensitas pelatihan bahasa, penyesuaian
budaya, hingga kesiapan meninggalkan keluarga dalam jangka waktu tertentu.
Talkshow ini juga menyoroti prospek jangka panjang bagi para
alumni setelah menyelesaikan masa kontrak kerja. Pengalaman internasional
dinilai akan menjadi nilai tambah signifikan, baik untuk melanjutkan karier di
dalam negeri maupun membuka peluang usaha mandiri di sektor perikanan dan
kelautan.
Respons masyarakat terhadap program ini pun sangat positif.
Banyak orang tua dan siswa melihat program magang ke Jepang sebagai peluang
emas untuk meningkatkan taraf hidup sekaligus memperluas wawasan global
generasi muda.
Dengan diberangkatkannya 24 alumni ini, diharapkan akan
semakin banyak lulusan SMK Perikanan dan Kelautan Puger Jember yang mampu
menembus pasar kerja internasional. Selain itu, program ini juga diharapkan
dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas SDM daerah serta
membawa nama baik Indonesia di kancah global. (yon)
.jpeg)

0 Komentar