Lumajang, Suara Semeru - Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan pentingnya kesiapan menyeluruh calon jemaah haji (CJH) dalam pelaksanaan Manasik Haji Terintegrasi Kabupaten Lumajang Tahun 2026 yang digelar di GOR Wira Bhakti Lumajang, Jum`at 6 Februari 2026.
Menurut Indah,
manasik haji menjadi fondasi penting agar ibadah haji dapat dilaksanakan secara
aman, tertib, dan khusyuk. Kualitas ibadah, kata dia, sangat ditentukan oleh
kesiapan jemaah sejak di daerah asal.
“Manasik ini bukan
sekadar kegiatan formal, tetapi bekal utama bagi calon jemaah haji agar
memiliki pemahaman yang utuh. Dengan persiapan yang baik, insyaallah
pelaksanaan ibadah haji akan berjalan lancar,” ujar Indah.
Ia menyampaikan,
seluruh calon jemaah diharapkan mengikuti rangkaian manasik secara
sungguh-sungguh, memahami tata cara ibadah, serta mematuhi ketentuan selama
berada di Tanah Suci.
Pemerintah Kabupaten
Lumajang, lanjut Indah, berkomitmen mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang
berkualitas melalui sinergi dengan Kementerian Agama (Kemenag). Kolaborasi
tersebut dinilai penting untuk memastikan pelayanan calon jemaah berjalan
optimal, mulai tahap persiapan hingga kepulangan.
Sementara itu,
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang Umar Hasan menjelaskan,
pelaksanaan manasik haji tahun 2026 dilakukan secara terintegrasi sebagai upaya
meningkatkan tata kelola penyelenggaraan ibadah haji.
“Manasik
terintegrasi ini tidak hanya menekankan aspek ritual, tetapi juga kesiapan
teknis, kesehatan, dan kemandirian calon jemaah haji,” kata Umar.
Ia menambahkan,
hingga saat ini tercatat 1.256 calon jemaah haji telah melunasi biaya haji dari
total kuota 1.305 orang. Para jemaah diharapkan mampu bersikap mandiri selama
pelaksanaan ibadah, dengan tetap berada dalam sistem pendampingan, khususnya
bagi jemaah berisiko tinggi yang memerlukan perhatian medis.
Dalam kesempatan
tersebut, Bupati Indah juga mengingatkan calon jemaah untuk menjaga kesehatan,
mengatur stamina, serta memperhatikan barang bawaan agar tidak menghambat
perjalanan ibadah. Ia mengajak jemaah yang lebih muda untuk membantu jemaah
lansia dan perempuan sebagai bentuk kepedulian sosial.
Melalui Manasik Haji
Terintegrasi Kabupaten Lumajang Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Lumajang
berharap seluruh calon jemaah haji memiliki kesiapan fisik, mental, dan
spiritual sehingga ibadah haji dapat dilaksanakan secara aman dan nyaman.(yon)

0 Komentar