BENARKAH ASN DLH LUMAJANG DIPERIKSA TERKAIT DUGAAN PENYELEWENGAN BBM, BUPATI INDAH: TUNGGU LAPORAN RESMI

 

Lumajang, Suara Semeru -  Bupati Lumajang Indah Amperawati membenarkan bahwa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang turut diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) yang ditangani Polda Jawa Timur.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan penyelewengan BBM di wilayah Lumajang. Dalam pengembangannya, polisi menyebut adanya dugaan keterkaitan dengan DLH Kabupaten Lumajang. Polda Jatim telah menetapkan satu orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Indah mengatakan, Kepala DLH Lumajang sempat meminta izin kepadanya untuk memenuhi panggilan penyidik Polda Jatim.

“Beberapa hari lalu, kepala dinas minta izin dipanggil Polda, saya mengizinkan untuk mengetahui secara jelas apa yang terjadi,” kata Indah di Lumajang, Kamis 12 Februari 2026.

Meski demikian, Indah mengaku belum mengetahui secara rinci duduk perkara yang diduga melibatkan jajarannya. Hingga kini, ia belum menerima laporan resmi dari Kepala DLH terkait pemeriksaan tersebut.

“Saya belum memanggil kepala dinas, jadi belum dapat laporan resmi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Indah juga menyinggung adanya oknum staf DLH yang bertugas sebagai sopir dan turut diperiksa sebagai saksi oleh penyidik.

“Staf sopir. Tetapi secara teknis saya belum dapat laporan, saya belum tahu persis status (kepegawaian),” katanya.

Indah menegaskan, Pemerintah Kabupaten Lumajang akan melakukan pemeriksaan internal apabila ditemukan adanya pelanggaran atau penyelewengan yang melibatkan aparatur di lingkungan DLH.

“Tapi apa pun itu kalau bersalah melakukan penyelewengan, secara internal saya akan lakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polda Jawa Timur belum merinci peran DLH Lumajang dalam kasus dugaan penyelewengan BBM tersebut.(yon)

 


Posting Komentar

0 Komentar