Lumajang, Suara Semeru – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)
Kabupaten Lumajang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung
kesejahteraan sosial masyarakat melalui kegiatan bhakti sosial berupa pembagian
paket sembako kepada warga kurang beruntung. Kegiatan ini digelar di Markas PWI
Lumajang, Jalan A. Yani, pada Senin 26 Januari 2026.
Ketua PWI Lumajang, Mujibul Choir, SE., menjelaskan bahwa
kegiatan tersebut merupakan bagian dari menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2026
yang secara berkelanjutan dijalankan sebagai bentuk kepedulian sosial insan
pers terhadap kondisi masyarakat.
“Pembagian sembako ini adalah wujud dukungan PWI Lumajang
kepada pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kali ini kami mengundang warga Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang, yang
memang membutuhkan uluran tangan,” ujar Mujibul Choir di hadapan awak media.
Ia menambahkan, sasaran bantuan difokuskan pada kelompok
masyarakat kurang beruntung, seperti kaum duafa, anak yatim, serta warga dengan
keterbatasan ekonomi. Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar bersifat
seremonial, melainkan langkah nyata PWI untuk hadir dan menyapa masyarakat
secara langsung.
“Pers tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi atau
kuli tinta, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral sebagai pelindung dan
pelayan publik yang peka terhadap kondisi sosial dan ekonomi warga,” tegasnya.
Lebih lanjut, Mujibul Choir menekankan bahwa aksi sosial
tersebut dilakukan secara tulus sebagai upaya meringankan beban kebutuhan
harian masyarakat, terutama di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan
sebagian warga.
“Kami berharap paket bantuan ini dapat memberikan manfaat
nyata bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kehadiran PWI di sini bukan
hanya membawa bantuan, tetapi juga dukungan moral serta mempererat silaturahmi
antara insan pers dan masyarakat,” pungkasnya.
Melalui kegiatan bhakti sosial ini, PWI Lumajang menegaskan
perannya sebagai organisasi profesi yang tidak hanya aktif dalam dunia
jurnalistik, tetapi juga responsif terhadap persoalan sosial di lingkungan
sekitarnya. (yon)


0 Komentar