MISTERI TUMPAHAN SOLAR DI JALAN NASIONAL LUMAJANG, TERJADI BERULANG TANPA JEJAK

Lumajang, Suara Semeru – Fenomena tumpahan solar di sejumlah ruas jalan beraspal di Kabupaten Lumajang belakangan ini bukan sekadar kejadian biasa.

Insiden yang terjadi berulang kali tersebut menyisakan misteri, lantaran hingga kini belum diketahui secara pasti sumber maupun pihak yang bertanggung jawab atas ceceran bahan bakar yang membahayakan pengguna jalan itu.

Ironisnya, meski laporan terus berdatangan, petugas kerap datang setelah solar sudah menggenangi jalan. Tidak ada saksi maupun kendaraan yang dapat diidentifikasi sebagai penyebab tumpahan.

Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kabupaten Lumajang, Moh. Asro Ibnu Zarkasyi, S.Sos., M.M., mengungkapkan bahwa pihaknya sering menerima laporan dari masyarakat terkait adanya tumpahan solar di jalan raya. Dalam tiga bulan terakhir saja, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) telah beberapa kali diterjunkan untuk melakukan pembersihan.

“Selama bulan Oktober, November, dan Desember 2025 kemarin, ada enam kejadian tumpahan solar yang kami tangani,” ungkapnya, Selasa 6 Januari 2026.

Ia menjelaskan, lokasi kejadian didominasi ruas jalan nasional yang memiliki intensitas lalu lintas tinggi. Salah satunya di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di dekat simpang tiga Pasar Sukodono. Kejadian serupa juga dilaporkan di wilayah Kecamatan Tekung.

Tak berselang lama, tumpahan solar kembali terjadi di Kecamatan Pasirian, tak jauh dari kawasan Alun-alun Pasirian. Bahkan, dalam satu hari, petugas sempat menangani dua laporan di lokasi yang sama.

“Pernah petugas Damkar baru selesai membersihkan tumpahan solar di Pasirian, baru sampai markas, sudah dapat laporan lagi di wilayah Pasirian juga,” ujarnya.

Asro mengakui hingga kini pihaknya belum mengetahui secara pasti asal muasal tumpahan solar tersebut. Satpol PP dan Damkar baru mengetahui setelah solar sudah tercecer di jalan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

“Kami tahunya setelah ada laporan dari warga. Solar sudah ada di jalan dan itu jelas membahayakan, terutama bagi pengendara roda dua,” katanya.

Berulangnya kejadian tanpa kejelasan sumber ini memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat. Apakah tumpahan solar berasal dari kendaraan pengangkut bahan bakar yang bocor, atau ada unsur kelalaian yang belum terungkap? Hingga kini, misteri tersebut masih belum terjawab. (yon)


Posting Komentar

0 Komentar