Lumajang, Suara Semeru - Seluruh pendaki yang sempat terjebak di kawasan Ranu Kumbolo pascaerupsi Gunung Semeru akhirnya berhasil dievakuasi.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
(TNBTS), Rudijanta Tjahja Nugraha, memastikan semua pendaki telah tiba dengan selamat
di Ranupani pada Kamis 20 Nopember 2025 sore. Dan proses evakuasi dilakukan
dalam tiga kloter dengan pengawalan ketat petugas TNBTS dan Tim Rescue.
“Saya bersama rekan-rekan pendaki yang terakhir dievakuasi
di Ranupani. Evakuasi dilakukan melalui jalur resmi dari Ranu Kumbolo menuju
Ranupani. Sekarang semuanya sudah full, sudah sampai Ranupani dan selamat,”
ungkapnya.
Sebelumnya, tercatat 187 orang termasuk pendaki, petugas,
pemandu, porter, dan tim kemenpar terjebak di Ranu Kumbolo saat Gunung Semeru
erupsi. Jumlah ini merevisi data sebelumnya yang menyebut 178 orang.
“Pada saat tersebut telah terdapat 137 pengunjung yang telah
menuju Ranu Kumbolo hingga kloter terakhir tiba di Ranu Kumbolo pada sekitar
Pukul 17.00 WIB. Selain pendaki terdapat petugas, pemandu, porter dan tim
kemenpar, sehingga total yang di Ranu Kumbolo berjumlah 187 Orang,” jelasNYA.
Keseluruhan rombongan terpaksa menginap di Ranu Kumbolo karena
cuaca buruk dan medan yang gelap. Namun demikian, Rudijanta menegaskan kawasan
Ranu Kumbolo tetap aman dan tidak terdampak erupsi atau awan panas guguran
Gunung Semeru.
“Arah lontaran erupsi mengarah ke selatan dan tenggara
sementara Ranu Kumbolo berada di sebelah Utara. Berdasarkan pengalaman yang ada
kondisi ini membuat Ranu Kumbolo tidak terdampak oleh erupsi Gunung Semeru,”
pungkasnya. (yon)

0 Komentar