TNI TANAMKAN DISIPLIN DAN SEMANGAT BELAJAR KEPADA SISWA SDN CURAHPETUNG 02

Lumajang, Suara Semeru — Pembentukan karakter sejak usia sekolah dasar menjadi salah satu fokus dalam pembinaan generasi muda. Pesan tentang disiplin, tanggung jawab, semangat belajar, hingga penghormatan kepada guru dan orang tua kembali ditekankan dalam kegiatan pembinaan yang dilakukan jajaran TNI di Kabupaten Lumajang.

Pesan tersebut disampaikan Danpos Koramil 0821-05/Kedungjajang, Peltu Cahyo Purnomo W., S.P., saat menjadi pembina upacara di SDN Curahpetung 02, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Selasa (29/9/2026).

Upacara yang berlangsung di halaman sekolah itu diikuti sekitar 58 peserta, terdiri atas Kepala SDN Curahpetung 02 Nidaus Sholihah, S.Pd.I., dewan guru, serta para siswa.

Dalam amanatnya, Peltu Cahyo menekankan bahwa keberhasilan siswa tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik. Kebiasaan disiplin, ketekunan, sikap menghormati orang lain, serta kemauan untuk terus belajar menjadi bagian penting dalam membentuk karakter anak.

“Hal yang terpenting pada kegiatan upacara ini, kami mengimbau kepada anak-anak harus rajin belajar, menghormati guru dan orang tua, serta selalu menjaga sikap dan perilaku. Jadilah generasi yang memiliki semangat untuk meraih cita-cita dan memberikan manfaat bagi orang lain,” pesan Peltu Cahyo.

DISIPLIN DIBENTUK DARI KEBIASAAN SEHARI-HARI

Menurut Peltu Cahyo, masa sekolah dasar merupakan fase penting dalam pembentukan karakter. Nilai-nilai yang dibiasakan sejak dini akan menjadi fondasi bagi perilaku anak ketika tumbuh dan berinteraksi di lingkungan yang lebih luas.

Karena itu, disiplin tidak hanya dimaknai sebagai kepatuhan terhadap aturan sekolah. Kebiasaan sederhana seperti datang tepat waktu, rajin belajar, menjaga kebersihan, menghormati guru dan orang tua, serta menghargai teman juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter.

Ia juga mengingatkan para siswa agar memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang mendukung perkembangan diri dan menjauhi perilaku yang dapat mengganggu proses belajar.

Bagi Peltu Cahyo, kemampuan akademik perlu berjalan beriringan dengan ketekunan, tanggung jawab, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus memperbaiki diri.

TANAMKAN NILAI KEBANGSAAN SEJAK SEKOLAH

Pembinaan yang dilakukan melalui kegiatan di sekolah tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.

Para siswa didorong memiliki rasa cinta tanah air, menjaga persatuan dan kesatuan, serta membangun sikap saling menghargai di tengah lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Nilai tersebut dinilai penting karena pembentukan generasi muda tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memperoleh pengetahuan, tetapi juga bagaimana siswa mampu menerapkan nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

SEKOLAH SAMBUT PEMBINAAN BERKELANJUTAN

Kepala SDN Curahpetung 02, Nidaus Sholihah, S.Pd.I., mengapresiasi keterlibatan TNI dalam memberikan motivasi dan pembinaan kepada para siswa.

Menurutnya, kegiatan semacam itu diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Pesan yang disampaikan kepada siswa perlu diteruskan melalui pembiasaan di lingkungan sekolah maupun di rumah.

“Kegiatan seperti ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi dapat memberikan motivasi dan kesan positif bagi para siswa kami. Dengan adanya pembinaan berkelanjutan, kami berharap siswa nantinya tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, memiliki semangat belajar, serta mampu mengembangkan potensi yang dimiliki,” pungkasnya.

Melalui sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial, pembentukan karakter diharapkan tidak berhenti pada pesan saat upacara, tetapi menjadi kebiasaan yang melekat dalam kehidupan siswa sehari-hari. (yon)


Posting Komentar

0 Komentar