Lumajang, Suara Semeru — Program ketahanan pangan tidak cukup berhenti pada slogan. Di tingkat desa, Polsek Yosowilangun, Polres Lumajang, memilih turun langsung ke lahan pertanian untuk memastikan program tersebut benar-benar berjalan.
Melalui jajaran
Bhabinkamtibmas, kepolisian melakukan pengecekan lahan dan perkembangan tanaman
jagung sekaligus mendampingi petani di wilayah binaan, Selasa (8/9/2026).
Selain lahan jagung, petugas juga mendorong warga mengoptimalkan pekarangan
sebagai sumber pangan bergizi bagi keluarga.
Kapolsek
Yosowilangun, Iptu Rusdiq Sudarmanto, S.H., mengatakan pendampingan tersebut
bukan sekadar kegiatan seremonial. Petugas juga berdialog langsung dengan
petani untuk mengetahui persoalan yang mereka hadapi di lapangan.
“Bhabinkamtibmas
hadir untuk memastikan program berjalan optimal sekaligus memberikan semangat
kepada para petani agar terus produktif,” ujar Rusdiq.
Dalam dialog
tersebut, sejumlah aspek pertanian menjadi perhatian, termasuk kesiapan lahan,
pertumbuhan tanaman, ketersediaan pupuk hingga persoalan irigasi.
Menurut Rusdiq,
persoalan ketahanan pangan tidak bisa dilepaskan dari kondisi nyata yang
dihadapi petani. Karena itu, pengawasan dan pendampingan dari tingkat desa
dinilai penting agar program tidak berhenti sebatas target administratif.
“Sinergi antara Polri
dan masyarakat adalah kunci. Kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga
ikut mendukung kestabilan dan kemandirian pangan masyarakat,” tegasnya.
Pendampingan
terhadap petani tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mengawal program
Asta Cita Presiden RI dari tingkat paling bawah. Jagung dan pemanfaatan
pekarangan pangan diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga
memperkuat ketahanan pangan rumah tangga.
Polsek Yosowilangun
memastikan pendampingan akan dilakukan secara berkelanjutan, sehingga berbagai
kendala petani dapat diketahui lebih cepat dan dicarikan solusi bersama.
“Harapan kami,
penanaman jagung dan pemanfaatan pekarangan pangan mampu menopang kebutuhan
keluarga serta memberikan kontribusi nyata terhadap swasembada pangan
nasional,” pungkasnya. (yon)

0 Komentar