BUPATI LUMAJANG SERAHKAN BANTUAN PERTANIAN DAN PERIKANAN KEPADA KELOMPOK MASYARAKAT

 

Lumajang, Suara Semeru - Pemerintah Kabupaten Lumajang menyerahkan bantuan pertanian dan perikanan kepada sejumlah kelompok masyarakat di Desa Karangsari, Kecamatan Sukodono, Selasa (15/9/2026).

Bantuan tersebut diserahkan Bupati Lumajang Indah Amperawati bersama Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma dalam rangkaian kegiatan Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu (Setormadu).

Bantuan sektor pertanian diberikan kepada Kelompok Tani (Poktan) Sidosari dan Poktan Beji Jaya. Masing-masing kelompok menerima 750 kilogram benih padi dan 132 liter pupuk organik cair.

Sementara itu, Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Flamboyan menerima sejumlah sarana untuk mendukung kegiatan budidaya ikan.

Bantuan tersebut berupa empat kolam terpal bundar berdiameter 3 meter, 840 kilogram pakan ikan atau 28 sak, 1.200 ekor benih ikan gurami, satu unit pompa air, delapan kemasan probiotik, serta satu alat serok panen.

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, bantuan tersebut diharapkan tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan produksi saat ini, tetapi juga dikelola dan dikembangkan secara berkelanjutan.

“Bantuan ini kami harapkan benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas. Pemerintah tidak hanya hadir melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan dukungan langsung terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya petani dan pembudidaya ikan,” ujar Indah.

Ia meminta kelompok penerima menjaga serta mengelola bantuan dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kami ingin bantuan ini menjadi modal untuk berkembang. Kelompok harus merawat, mengelola, dan mengembangkan bantuan tersebut agar hasilnya bisa dirasakan oleh anggota maupun keluarga,” katanya.

Menurut Indah, setiap desa memiliki karakteristik dan potensi yang berbeda. Karena itu, pengembangan kegiatan ekonomi masyarakat perlu disesuaikan dengan sumber daya yang tersedia di masing-masing wilayah.

“Potensi setiap desa berbeda. Karena itu, mari kita kembangkan sesuai dengan kemampuan dan potensi yang ada. Kalau pertanian kuat, perikanan berkembang, maka ekonomi masyarakat juga akan semakin kuat,” ujarnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi modal bagi kelompok masyarakat untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mengembangkan kegiatan ekonomi berbasis potensi lokal.

Dukungan berupa benih, pupuk, kolam, pakan, dan sarana budidaya lainnya diharapkan tidak berhenti pada pemanfaatan bantuan, tetapi dapat menjadi pijakan bagi kelompok untuk mengembangkan usaha secara bertahap.

Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, pemerintah berharap manfaat bantuan dapat dirasakan tidak hanya oleh kelompok penerima, tetapi juga anggota dan keluarga mereka.(har)

 

 

 

 

 


Posting Komentar

0 Komentar