WISATAWAN MANCANEGARA MENINGKAT, TUMPAK SEWU IKUT KENALKAN LUMAJANG KE DUNIA

 

Lumajang, Suara Semeru -  Air Terjun Tumpak Sewu di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, tidak hanya menjadi tujuan wisata. Pengalaman wisatawan mancanegara selama berkunjung turut memperkenalkan keindahan destinasi tersebut kepada calon wisatawan di berbagai negara melalui media sosial.

Pengelola Tumpak Sewu, Dwi Rumanto, mengatakan kunjungan wisatawan mancanegara dalam beberapa waktu terakhir meningkat sekitar 30–40 persen. Dalam kondisi normal, jumlah wisatawan asing yang datang berkisar 100–200 orang per hari.

“Kunjungan wisatawan melonjak antara 30–40 persen, utamanya yang dari luar negeri,” ujar Dwi, Rabu (13/8/2026).

Menurut Dwi, wisatawan mancanegara yang berkunjung kini semakin beragam. Jika sebelumnya wisatawan asal China lebih banyak terlihat, saat ini wisatawan dari sejumlah negara Eropa dan Malaysia juga semakin sering datang.

“Itu yang banyak dari Eropa, China, dan Malaysia,” katanya.

Dwi menilai, kehadiran wisatawan mancanegara memberikan dampak lebih luas daripada sekadar menambah jumlah kunjungan. Foto dan video yang mereka abadikan selama berada di Tumpak Sewu kemudian dibagikan melalui media sosial dan menjadi sarana promosi secara tidak langsung.

Pengalaman wisatawan tersebut memungkinkan informasi mengenai Tumpak Sewu menjangkau jejaring yang lebih luas. Promosi pun berkembang secara organik melalui cerita dan dokumentasi yang dibagikan wisatawan kepada keluarga, teman, maupun pengikut mereka di berbagai negara.

“Harapannya tidak hanya sekarang, tapi ke depan lebih banyak lagi yang datang. Dengan adanya mereka secara tidak langsung membantu promosi kita di luar negeri melalui media sosial mereka,” ungkap Dwi.

Meningkatnya kunjungan wisatawan juga membuka peluang bagi masyarakat di sekitar kawasan Tumpak Sewu untuk memperoleh manfaat ekonomi dari aktivitas pariwisata. Berbagai usaha pendukung, seperti jasa pemandu, transportasi, kuliner, dan usaha lainnya, dapat ikut bergerak seiring bertambahnya wisatawan.

Karena itu, pengalaman wisatawan selama berada di Tumpak Sewu menjadi bagian penting yang perlu dijaga. Pelayanan yang baik, kelestarian lingkungan, serta keterlibatan masyarakat sekitar dapat membantu menciptakan kesan positif bagi pengunjung.

Kenaikan jumlah wisatawan mancanegara menjadi salah satu perkembangan yang dicatat pengelola Tumpak Sewu. Pada saat yang sama, cerita yang dibawa pulang wisatawan menjadi jalur promosi yang tumbuh dari pengalaman mereka sendiri.

Dari satu perjalanan, cerita tentang Tumpak Sewu dapat berpindah dari satu layar ke layar lainnya. Pesona air terjun itu pun berpeluang mengenalkan Lumajang kepada lebih banyak orang, bukan hanya dari daerah lain di Indonesia, tetapi juga dari berbagai negara.(yon)


Posting Komentar

0 Komentar