Lumajang, Suara Semeru - Pemerintah Kabupaten Lumajang mengukuhkan kepengurusan baru Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Lumajang untuk masa bakti 2026–2031. Pengukuhan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi dalam menjaga kerukunan umat beragama sekaligus membangun karakter masyarakat.
Pengukuhan dilakukan oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati
di Aula Panti PKK Kabupaten Lumajang, Pasca melakukan pelantikan Indah
Amperawati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru
dikukuhkan. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh
tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat melayani masyarakat.
Menurut dia, keberagaman agama, budaya, adat istiadat, dan
tradisi yang dimiliki Kabupaten Lumajang merupakan modal sosial yang harus
terus dijaga.
"Kabupaten Lumajang dikenal sebagai daerah yang kaya
akan keberagaman agama, budaya, adat istiadat, dan tradisi. Keberagaman
tersebut bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang harus terus dijaga
sebagai modal sosial untuk mewujudkan daerah yang aman, damai, maju, dan
sejahtera," ujar Indah.
Bupati yang akrab disapa Bunda Indah itu berharap
kepengurusan FKUB dapat semakin memperkuat edukasi moderasi beragama,
memperluas dialog lintas agama, serta meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah
daerah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, dan berbagai
elemen masyarakat.
Sementara itu, kepada pengurus LPTQ yang baru, Indah
berpesan agar terus mengembangkan pembinaan tilawatil Quran di Kabupaten
Lumajang. Menurutnya, pembinaan tersebut tidak hanya bertujuan mencetak
prestasi pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), tetapi juga menanamkan
nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
"Momentum pengukuhan ini diharapkan menjadi titik awal
penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lumajang dan FKUB dalam
mewujudkan masyarakat yang rukun, toleran, dan saling menghormati,"
katanya.
Ia juga mengajak para tokoh agama untuk terus menjadi
teladan dalam menyebarkan nilai-nilai perdamaian, persaudaraan, kasih sayang,
serta semangat gotong royong di tengah masyarakat.
"Mari kita jadikan FKUB sebagai rumah bersama untuk
membangun komunikasi yang sehat, menyelesaikan berbagai persoalan melalui jalan
musyawarah, serta terus memperkuat persatuan bangsa. Dengan semangat
kebersamaan yang tinggi, saya yakin Lumajang akan tetap menjadi daerah yang
aman, damai, harmonis, dan semakin maju," tutur Indah.
Melalui kepengurusan baru FKUB dan LPTQ, Pemerintah
Kabupaten Lumajang berharap sinergi dalam menjaga kerukunan umat beragama,
memperkuat moderasi beragama, serta membangun karakter masyarakat melalui
nilai-nilai keagamaan dapat terus ditingkatkan guna mendukung pembangunan
daerah yang inklusif dan harmonis. (har)

0 Komentar