SUKSESKAN KEMANDIRIAN PANGAN DESA, BHABINKAMTIBMAS POLSEK PRONOJIWO KAWAL PRODUKTIVITAS JAGUNG WARGA

 

Lumajang, Suara Semeru — Ketahanan pangan nasional tidak hanya ditentukan oleh kebijakan di tingkat pusat, tetapi juga oleh keberhasilan menjaga produktivitas lahan pertanian di tingkat desa. Di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, peran tersebut mulai diterjemahkan melalui pendampingan langsung kepada petani oleh jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Pronojiwo.

Rabu (22/7/2026), Bhabinkamtibmas Desa Pronojiwo, Bripka Aji Priyatno, turun meninjau lahan jagung milik warga. Kegiatan itu bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan bagian dari upaya mengawal implementasi Program Ketahanan Pangan Nasional dalam bingkai Asta Cita Presiden RI.

Di tengah hamparan tanaman jagung, Bripka Aji berdialog dengan para petani mengenai perkembangan tanaman, pola perawatan, hingga berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian.

Kapolsek Pronojiwo, AKP Soegeng Susanto, mengatakan keterlibatan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung agenda strategis pemerintah, khususnya mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan yang berkelanjutan dari tingkat desa.

"Ketahanan pangan tidak cukup dibangun melalui program semata, tetapi membutuhkan pendampingan yang berkelanjutan. Karena itu, kami memastikan Bhabinkamtibmas hadir di tengah petani untuk memberikan motivasi, memantau perkembangan tanaman, sekaligus menjadi mitra masyarakat dalam mengoptimalkan potensi pertanian," ujarnya.

Menurutnya, penguatan ketahanan pangan juga harus dimulai dari lingkup keluarga. Karena itu, selain mendorong peningkatan produksi jagung, pihaknya mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi yang mampu menopang kebutuhan sehari-hari.

Langkah tersebut dinilai sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan rumah tangga sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar desa. Jika dilakukan secara konsisten, pemanfaatan pekarangan dapat menjadi penopang ekonomi keluarga sekaligus memperluas sumber pangan masyarakat.

AKP Soegeng menambahkan, kehadiran Bhabinkamtibmas di lahan pertanian juga menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri. Melalui komunikasi yang terbangun secara langsung, berbagai persoalan yang dihadapi petani dapat diidentifikasi sejak dini dan dicarikan solusi bersama.

"Turun ke ladang bukan hanya soal memantau tanaman, tetapi memastikan negara hadir mendampingi masyarakat. Sinergi antara Polri dan petani inilah yang menjadi modal penting dalam mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan," pungkasnya. (har)

 


Posting Komentar

0 Komentar