MEWUJUDKAN RUMAH LAYAK HUNI BAGI WARGA BERPENGHASILAN RENDAH

 

Lumajang, Suara Semeru - Bagi ribuan keluarga di Jember dan Lumajang, rumah bukan sekadar tempat berteduh, tetapi juga harapan untuk hidup lebih sehat, aman, dan bermartabat. Harapan itu kini kembali diperjuangkan melalui program renovasi rumah layak huni yang terus didorong Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra, Kawendra Lukistian.

Melalui koordinasi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Kawendra mengupayakan agar semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah di daerah pemilihannya memperoleh bantuan renovasi rumah melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Komitmen tersebut mengemuka saat Kawendra bertemu Menteri PKP, Maruarar Sirait. Dalam pertemuan itu, pemerintah menyatakan usulan program bedah rumah yang diajukan telah diterima dan akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku.

Menurut Maruarar, masih banyak warga Jember dan Lumajang yang telah memiliki rumah, tetapi kondisi bangunannya belum memenuhi standar kelayakan huni. Karena itu, program BSPS dinilai menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat berpenghasilan rendah.

"Dek Kawe, saya senang Dek Kawe memperjuangkan dapilnya dengan hati dan profesional. Dari data dan informasi yang sudah disampaikan, memang masih banyak masyarakat di Jember dan Lumajang yang memiliki rumah, tetapi kondisinya tidak layak huni," ujar Maruarar.

Ia menjelaskan, usulan tersebut akan menjadi bagian dari pelaksanaan program prioritas pemerintah di bidang perumahan. Bantuan akan disalurkan berdasarkan data resmi pemerintah agar tepat sasaran, dengan prioritas bagi masyarakat yang masuk kelompok desil 1 hingga desil 4 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

"Usulan dari Dek Kawendra sudah kami terima. Tolong betul-betul dikerjakan sesuai aturan dan tata kelola. Program ini harus tepat sasaran, untuk masyarakat desil 1 sampai desil 4 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), karena Presiden menggunakan satu data BPS sebagai acuan. Dengan begitu, bantuan akan tepat sasaran, menggerakkan ekonomi daerah, sekaligus menghadirkan keadilan bagi masyarakat," katanya.

Maruarar menambahkan, penyediaan hunian yang layak menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Presiden Prabowo sangat bahagia bisa membantu rakyat kecil. Program ini diharapkan membawa peningkatan yang luar biasa bagi masyarakat di Jember dan Lumajang. Kalau Pak Presiden bekerja, bukan deret tambah, tetapi deret kali," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi langkah Kawendra yang dinilai aktif mengawal aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.

"Kita lihat nanti tahun ini hasilnya. Masyarakat Jember dan Lumajang patut berbahagia memiliki anggota DPR RI seperti Kawendra yang bekerja dengan hati dan sungguh-sungguh untuk kepentingan rakyatnya. Saya titip agar program ini terus dikawal," tuturnya.

Bagi Kawendra, respons positif dari Kementerian PKP menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini berharap memiliki rumah yang lebih layak untuk dihuni. Ia berharap proses realisasi bantuan dapat berjalan secepatnya sehingga manfaatnya segera dirasakan warga yang membutuhkan.

"Terima kasih Bang Ara, Menteri PKP. InsyaAllah nanti akan ada banyak rumah yang dibedah melalui Kementerian PKP. Tentunya ini merupakan wujud semangat Presiden Prabowo untuk memperbaiki kehidupan masyarakat, khususnya mereka yang selama ini masih tinggal di rumah yang tidak layak huni," ujar Kawendra.

Politikus Partai Gerindra itu menegaskan akan terus mengawal pelaksanaan program hingga tahap realisasi. Baginya, pengawasan menjadi kunci agar bantuan berjalan sesuai aturan, transparan, tepat sasaran, dan benar-benar mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Jember maupun Lumajang. (yon)


Posting Komentar

0 Komentar