KETUA DEKRANASDA LUMAJANG DORONG UMKM NAIK KELAS LEWAT INOVASI DAN DIGITALISASI

Lumajang, Suara Semeru - Ketua Dekranasda Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus berinovasi serta memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing dan memperluas akses pasar.

Hal itu disampaikannya saat mengikuti rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Makassar, Sulawesi Selatan.

Kegiatan yang diikuti sekitar 3.000 pelaku UMKM dari seluruh Indonesia dan menghadirkan lebih dari 200 stan kerajinan serta wastra Nusantara tersebut menjadi ajang memperluas jejaring usaha, mempelajari tren pasar, dan menyerap inovasi pengembangan produk.

Dewi Natalia menegaskan Dekranasda harus menjadi mitra strategis bagi perajin dan pelaku UMKM melalui pendampingan berkelanjutan, mulai dari peningkatan kualitas produk, desain, kemasan, pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi digital.

"Kami ingin para pelaku UMKM merasa bahwa Dekranasda adalah rumah mereka. Tempat untuk belajar, berkembang, berdiskusi, dan menemukan solusi atas berbagai tantangan usaha yang dihadapi," ujarnya.

Menurutnya, tantangan UMKM saat ini bukan hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga menciptakan nilai tambah agar mampu bersaing di pasar. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi, lembaga keuangan, dan pelaku industri menjadi kunci mempercepat pertumbuhan UMKM.

Ia menilai keikutsertaan dalam HUT Dekranas bukan sekadar mengikuti pameran, melainkan kesempatan belajar dari daerah lain yang berhasil mengembangkan produk unggulan dan memperluas pasar.

"Melalui kegiatan seperti ini, pelaku UMKM tidak hanya memamerkan produknya, tetapi juga belajar dari pengalaman daerah lain yang berhasil. Dari sana lahir ide-ide baru untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual produk lokal," katanya.

Keikutsertaan Kabupaten Lumajang juga dimanfaatkan untuk mempromosikan produk unggulan daerah sekaligus membangun jejaring dengan pelaku usaha dari berbagai provinsi. Pengalaman yang diperoleh selama kegiatan akan menjadi bekal memperkuat pembinaan UMKM agar semakin adaptif terhadap kebutuhan pasar.

"Kami membawa semangat untuk terus mendorong UMKM Lumajang naik kelas. Pengalaman, wawasan, dan jejaring yang diperoleh akan kami jadikan bekal untuk memperkuat pembinaan sehingga semakin banyak produk unggulan Lumajang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional," pungkasnya. (yon)


Posting Komentar

0 Komentar