PELAJAR INDONESIA DI TIONGKOK PROMOSIKAN WISATA LUMAJANG KEPADA SISWA INTERNASIONAL


Lumajang, Suara Semeru – Pelajar asal Indonesia yang menempuh pendidikan di Guangxi, Nanning, Tiongkok Selatan, Muhammad Afif Darell Ozora Toga (17), memperkenalkan potensi wisata dan budaya Kabupaten Lumajang kepada siswa internasional melalui kegiatan presentasi lintas budaya,

Dalam presentasinya, Darell mengangkat Air Terjun Tumpak Sewu sebagai destinasi wisata unggulan Lumajang. Ia menampilkan keindahan panorama air terjun sekaligus memperkenalkan budaya dan kuliner khas Indonesia kepada peserta yang berasal dari berbagai negara di Asia.

“Karena saya pernah ke Tumpak Sewu dan menikmati langsung keindahannya, saya ingin teman-teman internasional juga mengetahui pesona Lumajang dan suatu saat bisa berkunjung ke sana,” ujar Darell.

Selain destinasi wisata, Darell juga mengenalkan kuliner tradisional Indonesia, seperti tempe dan sayur kelor. Menurutnya, makanan khas tersebut mendapat perhatian dari para siswa yang penasaran dengan cita rasa dan keunikannya.

“Ketika saya menjelaskan tentang sayur kelor dan tempe, mereka tertarik dan ingin mencobanya. Mereka menganggap makanan tradisional Indonesia sangat menarik,” katanya.

Presentasi tersebut mendapat respons positif dari para peserta. Sejumlah siswa menyatakan ketertarikannya untuk berkunjung ke Indonesia guna melihat langsung keindahan alam dan kekayaan budaya yang diperkenalkan.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengapresiasi langkah Darell yang turut memperkenalkan potensi daerah di lingkungan internasional. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam membangun citra positif daerah melalui pengalaman dan cerita yang autentik.

“Ketika generasi muda membawa nama Lumajang ke ruang internasional, itu menjadi kebanggaan sekaligus bentuk promosi yang efektif. Pengalaman langsung memiliki daya pengaruh yang kuat,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Lumajang, lanjutnya, terus berupaya memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif agar potensi daerah semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui presentasi sederhana di ruang kelas internasional tersebut, potensi wisata, budaya, dan kuliner Lumajang berhasil diperkenalkan kepada siswa dari berbagai negara, sekaligus menjadi sarana promosi daerah di kancah global. (yon)


Posting Komentar

0 Komentar