Lumajang, Suara Semeru – Upaya menjaga keamanan dan menekan potensi tindak kriminal di wilayah Kabupaten Lumajang terus diperkuat jajaran kepolisian. Dalam patroli gabungan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) yang digelar Polsek Lumajang Kota bersama Polsek Tekung, petugas mengamankan satu unit sepeda motor dengan kondisi nomor rangka rusak saat pemeriksaan kendaraan di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas, Selasa malam (9/6/2026).
Patroli tersebut menjadi bagian dari langkah preventif
kepolisian untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus
menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.
Kegiatan patroli menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan,
mulai kawasan Jalur Lingkar Timur (JLT), Jalan Kapuas, hingga Simpang Empat
JLT, Kelurahan Jogotrunan, Kecamatan Lumajang. Selama patroli berlangsung,
petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan pengendara yang melintas.
Kapolsek Lumajang Kota, Iptu Edi Kuswanto, mengatakan
patroli gabungan dilakukan secara rutin sebagai bentuk pencegahan terhadap
berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Patroli KRYD ini kami laksanakan secara rutin sebagai upaya
pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya kejahatan
4C, yaitu curanmor, curat, curas, dan pencurian hewan,” ujar Iptu Edi Kuswanto.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan satu unit
sepeda motor bernomor polisi N 5297 YI yang menimbulkan kecurigaan. Setelah
dilakukan pengecekan lebih lanjut, ditemukan kondisi nomor rangka kendaraan
mengalami kerusakan dan data identitas kendaraan tidak sesuai dengan jenis
sepeda motor yang diperiksa.
Temuan itu kemudian ditindaklanjuti dengan pengamanan
kendaraan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
“Petugas menemukan adanya ketidaksesuaian data kendaraan
serta kondisi nomor rangka yang rusak. Untuk kepentingan penyelidikan lebih
lanjut, kendaraan tersebut kami amankan ke Mapolsek Lumajang Kota,” jelasnya.
Di sisi lain, langkah patroli yang dilakukan aparat mendapat
respons positif dari masyarakat. Warga Perum Tukum Indah, Edi, menyampaikan
apresiasinya atas kegiatan patroli yang dinilai memberikan rasa aman, terutama
pada jam-jam rawan.
Menurutnya, kehadiran polisi di lapangan bukan hanya
menunjukkan kesiapsiagaan aparat, tetapi juga memberi efek pencegahan terhadap
potensi tindak kriminal.
“Kami mengapresiasi patroli yang dilakukan polisi. Kehadiran
petugas di jalan saat malam hari membuat masyarakat merasa lebih tenang dan
pelaku kejahatan juga berpikir ulang untuk beraksi,” ujar Edi.
Patroli KRYD sendiri menjadi salah satu strategi kepolisian
yang tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga membangun kehadiran
negara di tengah masyarakat melalui langkah pencegahan yang konsisten dan
terukur. Dengan pola patroli yang berkelanjutan, diharapkan situasi kamtibmas
di Kabupaten Lumajang tetap aman dan kondusif. (yon)

0 Komentar