Lumajang, Suara Semeru - Desa didorong tidak lagi hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga produsen informasi yang mampu menghadirkan narasi pembangunan positif bagi masyarakat. Gagasan tersebut mengemuka dalam kegiatan IGID Camp Lumajang 2026 bertajuk Guyub Rame Jaga Info: Dari Desa untuk Indonesia yang berlangsung di Aula Nagara Bhakti BKPSDM Lumajang, Rabu, 10 Juni 2026.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang,
Mustaqim, mengatakan desa memiliki posisi strategis dalam ekosistem informasi
nasional. Menurut dia, desa menyimpan banyak potensi yang dapat diangkat
menjadi informasi edukatif dan inspiratif bagi masyarakat luas.
“Desa tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga
harus menjadi sumber lahirnya narasi positif yang mampu memperkuat ketahanan
sosial, ekonomi, dan pembangunan bangsa,” kata Mustaqim saat membuka kegiatan.
Ia menilai berbagai praktik baik pembangunan desa, inovasi
masyarakat, potensi ekonomi lokal, hingga kearifan lokal selama ini belum
terdokumentasikan dan dipublikasikan secara optimal. Padahal, informasi
tersebut dapat menjadi modal sosial sekaligus sumber pembelajaran bagi daerah
lain.
Karena itu, penguatan literasi digital masyarakat dinilai
menjadi kebutuhan penting. Menurut Mustaqim, kemampuan memproduksi dan
menyebarkan informasi yang akurat akan membantu desa mengambil peran lebih
besar dalam pembangunan berbasis informasi.
Dalam upaya tersebut, Komunitas Informasi Masyarakat (KIM),
pegiat media sosial, serta berbagai komunitas lokal memiliki peran strategis
untuk memperkuat ekosistem informasi desa. Kehadiran mereka diharapkan mampu
mendorong lahirnya konten-konten yang edukatif, produktif, dan bermanfaat bagi
masyarakat.
Melalui pendekatan itu, desa tidak lagi sekadar menjadi
objek pembangunan, melainkan juga aktor yang menyampaikan dan mengawal narasi
pembangunan dari tingkat akar rumput.
Tema “Dari Desa untuk Indonesia” dalam IGID Camp Lumajang
2026 mencerminkan keyakinan bahwa penguatan kualitas informasi nasional harus
dimulai dari komunitas terkecil. Ketika desa mampu menghasilkan informasi yang
akurat, positif, dan membangun, dampaknya tidak hanya dirasakan di tingkat
lokal, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan informasi nasional.(har)

0 Komentar