PERKUAT STABILITAS KEAMANAN, POLRES LUMAJANG GANDENG LDII DALAM PENGUATAN KERUKUNAN DAN PENCEGAHAN RADIKALISME

Lumajang, Suara Semeru - Upaya menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Lumajang terus diperkuat oleh Polres Lumajang melalui pendekatan humanis dengan merangkul berbagai elemen masyarakat. Salah satunya dilakukan lewat silaturahmi dan dialog bersama pengurus DPD LDII Kabupaten Lumajang sebagai bagian dari strategi memperkuat deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandi Siregar menerima langsung kunjungan tersebut didampingi jajaran pejabat utama Polres, termasuk Wakapolres, Kabag Ops, dan Kasat Intelkam. Pertemuan yang berlangsung di Mapolres itu menjadi ruang dialog terbuka antara kepolisian dan tokoh agama dalam membangun komunikasi dua arah terkait situasi keamanan wilayah.

Dalam forum tersebut, Kapolres menegaskan bahwa penguatan sinergi antara aparat kepolisian dan organisasi keagamaan menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga kondusivitas daerah. Menurutnya, tokoh agama memiliki peran strategis sebagai penyejuk di tengah masyarakat sekaligus garda terdepan dalam merawat kerukunan sosial.

“Kerja sama dengan tokoh agama sangat penting, karena mereka memiliki pengaruh besar dalam menjaga harmoni dan mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini,” tegas AKBP Alex Sandi Siregar.

Ia menambahkan, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga stabilitas keamanan. Diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat deteksi dini, khususnya terhadap potensi konflik sosial, penyebaran paham yang menyimpang, hingga gangguan ketertiban umum.

Sementara itu, pengurus DPD LDII Kabupaten Lumajang menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dukungan tersebut terutama diwujudkan melalui penguatan edukasi sadar hukum, pembinaan nilai-nilai kebangsaan, serta upaya pencegahan terhadap masuknya paham radikal di lingkungan masyarakat.

LDII juga menilai kolaborasi dengan kepolisian penting untuk memperkuat ketahanan sosial di tingkat akar rumput, khususnya melalui kegiatan dakwah yang menyejukkan dan mendorong terciptanya suasana kehidupan beragama yang damai dan harmonis.

Pertemuan ini sekaligus menegaskan pola pendekatan kepolisian yang semakin mengedepankan kemitraan dengan masyarakat sipil dan organisasi keagamaan. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat stabilitas keamanan daerah secara berkelanjutan, bukan hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui pendekatan sosial dan kultural di tengah masyarakat Lumajang. (har)

 


Posting Komentar

0 Komentar