36 GEDUNG KOPERASI MERAH PUTIH DI LUMAJANG RAMPUNG DIBANGUN

 

Lumajang, Suara Semeru - Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terus dipercepat sebagai bagian dari implementasi program nasional penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa.

Hingga pertengahan Mei 2026, sebanyak 36 gedung KDMP di Kabupaten Lumajang telah rampung dibangun. Sementara sejumlah titik lainnya masih dalam tahap pembangunan fisik maupun penentuan lahan agar percepatan pembangunan dapat berlangsung merata di seluruh wilayah.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lumajang Muhammad Ridha mengatakan, capaian tersebut menunjukkan pembangunan koperasi desa di Lumajang terus bergerak. Saat ini, pemerintah daerah masih memfokuskan tahapan pada kesiapan sarana fisik sebelum koperasi beroperasi secara bertahap.

“Di Kabupaten Lumajang saat ini 36 gedung sudah rampung. Yang lainnya masih berproses pembangunan, termasuk penentuan lahan yang tepat. Harapannya percepatan ini segera selesai agar seluruh titik bisa siap mendukung operasional koperasi,” ujar Ridha, Sabtu (16/5/2026).

Menurut dia, pembangunan gedung menjadi tahap penting karena koperasi desa diproyeksikan sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari layanan usaha, distribusi produk lokal, hingga penguatan usaha bersama berbasis potensi desa.

Percepatan pembangunan tersebut beriringan dengan peresmian operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara nasional yang dipimpin Presiden Republik Indonesia secara virtual, Sabtu. Di Lumajang, kegiatan dipusatkan di Koperasi Desa Merah Putih Banjarwaru.

Sementara itu, Kasdim 0821/Lumajang Mayor Inf Tanuri menilai koperasi desa memiliki posisi strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat melalui pengelolaan usaha berbasis kebersamaan.

“Koperasi merupakan salah satu pilar penting dalam membangun ekonomi kerakyatan. Kehadirannya diharapkan membuka peluang usaha, memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, serta mendukung desa yang mandiri dan sejahtera,” kata Tanuri.

Pembangunan KDMP di Lumajang dipandang sebagai fondasi awal pembentukan pusat-pusat ekonomi baru di desa. Setelah sarana fisik selesai, tahapan berikutnya akan diarahkan pada penguatan kelembagaan, tata kelola, dan pengembangan unit usaha sesuai potensi wilayah masing-masing.

Melalui percepatan tersebut, pembangunan koperasi di Lumajang diharapkan mampu memperkuat desa sebagai basis pertumbuhan ekonomi baru sekaligus mendukung agenda pemerataan pembangunan yang berakar dari ekonomi masyarakat. (har)

 


Posting Komentar

0 Komentar