Lumajang, Suara Semeru - Peran masjid dalam kehidupan masyarakat terus diperkuat, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat aktivitas sosial dan pembinaan warga. Hal ini mengemuka dalam peresmian Masjid Jami’ Al-Khoirot di Dusun Timur Jurang, Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Senin, 27 April 2026.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan masjid
memiliki fungsi yang lebih luas dalam membangun kehidupan masyarakat yang
harmonis dan berdaya. “Masjid bukan hanya tempat untuk beribadah, tetapi juga
ruang berkumpul, belajar, dan memperkuat kebersamaan masyarakat,” ujarnya.
Pembangunan Masjid Al-Khoirot dilakukan secara swadaya oleh
warga. Keterlibatan masyarakat dinilai mencerminkan kuatnya nilai gotong
royong. Partisipasi tersebut menunjukkan bahwa masjid bukan sekadar fasilitas,
melainkan bagian dari kehidupan sosial yang dimiliki bersama.
Dengan rampungnya pembangunan, masyarakat diharapkan
memanfaatkan masjid tidak hanya untuk ibadah, tetapi juga untuk kegiatan
sosial, seperti pengajian, pendidikan keagamaan, hingga musyawarah warga.
Menurut Indah, pendekatan ini penting karena masjid memiliki potensi sebagai
pusat interaksi sosial yang dapat memperkuat kohesi masyarakat.
“Ketika masjid hidup, lingkungan di sekitarnya juga akan
ikut hidup. Di situlah nilai kebersamaan tumbuh,” kata dia.
Ia menambahkan, keberadaan masjid yang aktif juga
berkontribusi terhadap terciptanya lingkungan yang kondusif. Interaksi yang
terbangun melalui kegiatan masjid dinilai mampu mempererat hubungan antarwarga
sekaligus mendukung keamanan dan ketertiban.
Dalam kesempatan itu, Indah menekankan pentingnya sinergi
antara masyarakat dan pemerintah. Program dana dusun yang diluncurkan pada
2026, kata dia, menjadi salah satu upaya memperkuat infrastruktur dan keamanan
di tingkat lokal.
Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak
hanya ditentukan oleh fasilitas, melainkan juga partisipasi masyarakat dalam
memanfaatkannya. “Masjid ini sudah dibangun bersama. Tugas berikutnya adalah
merawat dan memakmurkannya,” ujarnya.
Peresmian Masjid Al-Khoirot menjadi penanda bahwa
pembangunan berbasis masyarakat tak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi
juga memperkuat fungsi sosial di tingkat desa.(har)

0 Komentar