LEWAT ‘DEWAN MENDENGAR’, DPRD LUMAJANG GAUNGKAN PENTINGNYA KETENTRAMAN DAERAH

Lumajang, Suara Semeru - Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Lumajang, Reza Hadi Kurniawan, S.IP., menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah, khususnya dalam aspek ketentraman dan ketertiban umum. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam program “Dewan Mendengar” di Radio Semeru FM pada Jumat (17/4/2026).

Mengangkat tema “Penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban Umum”, dialog interaktif ini menjadi ruang strategis bagi DPRD untuk menyerap aspirasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kondusivitas wilayah.

Dalam pemaparannya, Reza menekankan bahwa ketentraman dan ketertiban umum bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Ia menyebut bahwa upaya preventif harus menjadi prioritas dibandingkan tindakan represif.

“Ketentraman dan ketertiban umum adalah fondasi utama bagi keberlangsungan pembangunan daerah. Tanpa kondisi yang aman dan tertib, roda pemerintahan dan aktivitas masyarakat tidak akan berjalan optimal,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran perangkat daerah, seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dalam menegakkan peraturan daerah (Perda) secara humanis namun tetap tegas.

Sebagai Ketua Komisi A yang membidangi pemerintahan dan hukum, Reza menjelaskan bahwa DPRD terus mendorong penguatan regulasi yang berkaitan dengan ketertiban umum. Hal ini mencakup evaluasi terhadap Perda yang sudah ada agar tetap relevan dengan dinamika sosial masyarakat.

Menurutnya, penegakan aturan harus dilakukan secara konsisten dan tidak tebang pilih, guna menciptakan rasa keadilan di tengah masyarakat. Ia juga menambahkan bahwa edukasi publik terkait aturan yang berlaku perlu terus digencarkan.

Dalam diskusi tersebut, Reza mengakui bahwa masih terdapat berbagai tantangan dalam penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum di Lumajang. Di antaranya adalah meningkatnya aktivitas masyarakat di ruang publik, potensi konflik sosial, serta pelanggaran terhadap aturan tata ruang dan ketertiban lingkungan.

Namun demikian, ia optimistis bahwa dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, berbagai tantangan tersebut dapat diatasi secara bertahap.

Program “Dewan Mendengar” di Radio Semeru FM sendiri merupakan salah satu inovasi komunikasi publik DPRD Kabupaten Lumajang yang bertujuan mendekatkan wakil rakyat dengan masyarakat. Melalui siaran interaktif ini, masyarakat dapat langsung menyampaikan aspirasi, kritik, maupun masukan.

Suasana dialog yang berlangsung hangat dan komunikatif menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam membahas isu ketertiban umum. Hal ini sejalan dengan semangat transparansi dan akuntabilitas yang terus didorong oleh DPRD. 

Menutup dialog, Reza menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan ketertiban di lingkungan masing-masing serta berperan aktif dalam menjaga harmoni sosial.

“Ketentraman bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya. (yon)


Posting Komentar

0 Komentar