Lumajang, Suara Semeru - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten
Lumajang merespons masukan wisatawan terkait minimnya sarana dan prasarana di
destinasi wisata Puncak B29. Perbaikan akses jalan dan penambahan fasilitas
umum menjadi fokus utama pembenahan pada tahun 2026.
Kepala Bidang Destinasi Wisata Dispar Lumajang, Galih
Permadi, menyampaikan bahwa perbaikan infrastruktur jalan menuju kawasan yang
dikenal sebagai “Negeri di Atas Awan” telah dilakukan melalui swadaya masyarakat
setempat.
“Untuk akses, warga Argosari sudah swadaya memperbaiki jalan
paving. Jadi, kerusakan-kerusakan kecil sudah ditangani secara mandiri,” ujar Galih
saat dikonfirmasi, Minggu 12 April 2026.
Meski demikian, ia mengakui perbaikan yang lebih besar tetap
membutuhkan intervensi anggaran pemerintah. Dispar Lumajang telah
mengalokasikan anggaran pada pertengahan 2026 untuk menambah fasilitas
penunjang di kawasan puncak.
“Di pertengahan tahun ini, anggaran akan kami arahkan untuk
penambahan toilet dan gazebo. Fokus kami menjawab masukan pengunjung yang
merasa letak toilet saat ini terlalu jauh dari area puncak,” imbuhnya.
Rencana pembangunan fasilitas tersebut juga mempertimbangkan
aspek estetika dan nilai religius di kawasan Petilasan Jomporeti yang disakralkan
oleh masyarakat Suku Tengger.
Toilet baru nantinya akan dibangun lebih dekat dengan area
puncak, namun tetap ditempatkan sedikit lebih rendah agar tidak mengganggu
pemandangan.
“Kami ingin pengunjung nyaman. Jadi kalau mereka sedang di
atas dan butuh ke toilet, tidak perlu turun terlalu jauh. Tapi estetika dan
kesakralan petilasan tetap yang utama,” pungkas Galih.(har)

0 Komentar