Lumajang, Suara Semeru - Bupati Lumajang Indah Amperawati menyebut Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Polres Lumajang telah memperbaiki instalasi pembuangan air limbah (IPAL) setelah sebelumnya dikeluhkan mencemari rumah dinas Sekretaris Daerah (Sekda) Lumajang.
Keluhan itu bermula ketika Sekda Kabupaten Lumajang Agus
Triyono memprotes limbah dapur program makan bergizi gratis (MBG) yang masuk ke
area rumah dinasnya pada Kamis 12 Februari 2026. Dapur MBG milik Polres
Lumajang diketahui berada di sisi timur rumah dinas Sekda, tepatnya di Jalan
Alun-alun Utara, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang.
Menurut Agus, limbah cair dari dapur tersebut menimbulkan
bau menyengat sehingga mengganggu aktivitas di rumah dinasnya.
Menindaklanjuti keluhan tersebut, Bupati Indah Amperawati
melakukan pengecekan langsung ke SPPG Polres Lumajang. Dari hasil peninjauan,
ia menyatakan pihak SPPG telah melaksanakan sejumlah rekomendasi teknis dari
pemerintah daerah.
“Polres sudah melakukan sebagaimana arahan dari tim teknis
kami dari PU, pemukiman, kemudian Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan,”
kata Indah saat meninjau SPPG Polres Lumajang, Kamis 5 Mare 2026.
Ia menjelaskan, saat ini SPPG Polres Lumajang telah memiliki
sumur resapan serta sumur pemisah limbah air dan lemak sebagai bagian dari
perbaikan pengelolaan limbah dapur.
Meski demikian, masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan,
yakni pemasangan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) berkapasitas 9 meter
kubik agar limbah tidak meluber.
“IPAL yang dengan kapasitas 9 kubik dan ini sedang proses
pemesanan. Baru nanti kalau sudah selesai dipasang atas arahan teknis dari
Dinas PU,” ujarnya.
Indah juga mengultimatum seluruh SPPG di Kabupaten Lumajang
agar mematuhi rekomendasi teknis dari dinas terkait dalam pengelolaan limbah.
Ia menegaskan pemerintah daerah tidak akan segan menutup SPPG yang tidak
melakukan perbaikan.
“Ada beberapa yang dalam pengawasan, nanti kita lihat hasil
pengecekan tim satgas MBG, yang meler (nakal) kita tutup,” tegasnya.(har)

0 Komentar