PERAYAAN NYEPI DI TENGAH MOMENTUM IDULFITRI, TOLERANSI UMAT BERAGAMA DI LUMAJANG KIAN TERJAGA

 

Lumajang, Suara Semeru — Momen perayaan Hari Raya Nyepi tahun ini yang berdekatan dengan Idulfitri 2026 menjadi gambaran nyata kerukunan umat beragama di Kabupaten Lumajang.

Meski berada di tengah suasana Lebaran, umat Hindu tetap dapat menjalankan ibadah Nyepi dengan khidmat, sementara umat Muslim juga merayakan Idulfitri dengan penuh suka cita.

Situasi ini menunjukkan tingginya toleransi dan saling menghormati antarumat beragama di wilayah tersebut. Aktivitas masyarakat berjalan dengan tertib, di mana umat Hindu menjalankan Catur Brata Penyepian, sementara umat Muslim menyesuaikan kegiatan agar tidak mengganggu kekhusyukan Hari Raya Nyepi.

Seorang pemangku umat Hindu di Lumajang, Sampe, menyampaikan apresiasi atas sikap saling menghormati yang ditunjukkan masyarakat.

“Kami sangat bersyukur karena pelaksanaan Nyepi tahun ini berjalan dengan aman dan khidmat, meskipun berdekatan dengan Idulfitri. Ini menunjukkan bahwa toleransi di Lumajang sangat baik, masyarakat saling menghargai satu sama lain,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa komunikasi antar tokoh agama dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan aparat keamanan, turut berperan dalam menjaga kondusivitas selama dua perayaan besar ini berlangsung.

Masyarakat diharapkan terus menjaga nilai-nilai kebersamaan dan toleransi yang telah terbangun, sehingga keharmonisan antarumat beragama di Lumajang tetap terjaga di masa mendatang. (yon)


Posting Komentar

0 Komentar