Lumajang, Suara Semeru - Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, belum menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) maupun Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Hingga saat ini, seluruh ASN di lingkungan pemerintah daerah tersebut tetap menjalankan tugas seperti biasa setelah masa libur Lebaran.
Sekretaris Daerah Lumajang, Agus Triyono, memastikan bahwa
pelayanan publik tetap berjalan optimal tanpa perubahan pola kerja. Menurut dia,
tidak ada penyesuaian sistem kerja yang diberlakukan bagi ASN di daerahnya.
“Bagi ASN Lumajang tetap bekerja normal, baik lima maupun
enam hari kerja,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jum`at 27 Maret 2026.
Agus menjelaskan, pemerintah daerah masih menunggu regulasi
resmi dari pemerintah pusat terkait kemungkinan penerapan WFH maupun WFA.
Hingga kini, belum ada petunjuk teknis maupun instruksi lanjutan yang menjadi
dasar pelaksanaan kebijakan tersebut di tingkat daerah.
“Iya, tunggu juknis dan urgensinya,” kata dia.
Sebelumnya, Prabowo Subianto sempat mendorong langkah
efisiensi, termasuk penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Kebijakan
itu dipandang sebagai bagian dari upaya antisipasi terhadap dampak krisis
global yang dipicu lonjakan harga minyak dunia.
Kenaikan harga minyak tersebut tidak lepas dari meningkatnya
ketegangan geopolitik, khususnya dalam konflik Amerika Serikat dan Israel
melawan Iran yang memicu ketidakpastian pasokan energi global.
Meski demikian, Pemkab Lumajang menegaskan bahwa hingga ada
arahan resmi, aktivitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap
berjalan secara tatap muka penuh. Pemerintah daerah juga memastikan kesiapan
ASN dalam menjaga kualitas layanan publik di tengah dinamika kebijakan
nasional.(har)

0 Komentar