KONFLIK IRAN-AS BERDAMPAK PADA KEPULANGAN JEMAAH UMROH LUMAJANG, SEJUMLAH MASIH TERTAHAN DI ARAB SAUDI

 

Lumajang, Suara Semeru - Eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) berdampak pada kepulangan jemaah umroh asal Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Hingga Selasa  3 Maret 2026, sejumlah jemaah dilaporkan masih tertahan di Arab Saudi.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Lumajang, Umar Hasan, mengatakan informasi tersebut diperoleh berdasarkan laporan dari Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) yang memberangkatkan jemaah.

“PPIU menyebutkan masih ada yang tertahan di sana, meski sebagian lainnya sudah berhasil kembali dengan selamat,” ujar Umar Hasan saat dikonfirmasi, Senin.

Namun demikian, pihaknya belum mengantongi data pasti terkait jumlah jemaah yang terdampak situasi konflik antarnegara tersebut. Hingga kini, laporan resmi dari pihak biro perjalanan mengenai rincian jemaah yang masih berada di Arab Saudi maupun yang telah kembali ke Tanah Air belum diterima secara lengkap.

Umar menyayangkan belum adanya pelaporan detail dari masing-masing penyelenggara. Padahal, data tersebut dinilai penting untuk memastikan keselamatan dan memudahkan pemantauan jemaah di tengah kondisi geopolitik yang tidak menentu.

Saat ini tercatat terdapat 15 PPIU resmi yang beroperasi di Kabupaten Lumajang, terdiri atas enam biro pusat dan sembilan kantor cabang.

Menurut Umar, setiap PPIU sebenarnya memiliki data internal terkait jadwal keberangkatan dan kepulangan jemaah. Namun, data tersebut belum seluruhnya dilaporkan kepada Kantor Kemenhaj Lumajang.

“Masing-masing PPIU punya data sendiri, namun saat ini belum dilaporkan kepada kami berapa jumlah pasti jemaah yang masih di Mekkah atau Arab Saudi,” katanya.

Ia menekankan agar seluruh penyelenggara perjalanan ibadah umroh lebih tertib dalam menyampaikan laporan keberangkatan dan kepulangan jemaah. Hal itu penting untuk mengantisipasi dampak lanjutan dari dinamika konflik internasional yang berpotensi memengaruhi penerbangan maupun akses perjalanan.

Pihak Kemenhaj Lumajang juga mengimbau keluarga jemaah untuk tetap tenang dan terus berkoordinasi dengan biro perjalanan masing-masing sembari menunggu perkembangan situasi.(yon)

Top of Form

 


Posting Komentar

0 Komentar