Lumajang, Suara Semeru - Suasana sore di Kabupaten Lumajang selama bulan Ramadhan tampak berbeda. Sejumlah anak dan remaja memanfaatkan waktu menjelang berbuka puasa dengan berlatih memanah bersama klub Fast Satria Pandhita Archery. Kegiatan ini tidak hanya menjadi alternatif ngabuburit yang positif, tetapi juga bagian dari pembinaan atlet usia dini.
Sukma Andi Darmawan, owner Klub Panahan Fast Satria Pandhita
Archery Kabupaten Lumajang, mengungkapkan bahwa selama Ramadhan latihan tetap
berjalan secara rutin, dengan frekuensi tiga kali dalam sepekan.
“Selama Ramadhan, anak-anak tetap latihan tiga kali seminggu
sambil menunggu waktu berbuka. Selain menjaga konsistensi latihan, ini juga
menjadi momen untuk menjaring bibit-bibit atlet panahan di Lumajang,” ujarnya,
Selasa 24 Pebruari 2026.
Menurutnya, latihan saat berpuasa justru melatih fokus,
kesabaran, dan pengendalian diri para atlet muda. Panahan, kata dia, bukan
sekadar olahraga fisik, tetapi juga menuntut konsentrasi tinggi dan ketenangan
mental nilai yang sejalan dengan semangat Ramadhan.
Dalam setiap sesi, para peserta tidak hanya berlatih teknik
dasar seperti sikap berdiri (stance), teknik menarik busur (drawing), hingga
pelepasan anak panah (release), tetapi juga diberikan pembinaan karakter dan
disiplin. Klub tersebut membuka kesempatan bagi anak-anak usia sekolah dasar
hingga remaja yang ingin mengenal olahraga panahan secara lebih serius.
Sementara itu, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia
(KONI) Lumajang, Budi Satria Andhika, mengapresiasi inisiatif yang dilakukan
Fast Satria Pandhita Archery. Menurutnya, kegiatan latihan di bulan Ramadhan
menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga tidak harus berhenti meski dalam suasana
ibadah puasa.
“Apa yang dilakukan Fast Satria Pandhita ini bisa menjadi
inspirasi bagi cabang olahraga (cabor) lain. Dengan kegiatan positif seperti
ini, olahraga di Kabupaten Lumajang akan semakin bergairah,” ujarnya.
Ia berharap semakin banyak klub dan komunitas olahraga yang
menghadirkan kegiatan kreatif selama Ramadhan, sehingga generasi muda memiliki
ruang untuk berkembang sekaligus terhindar dari aktivitas negatif.
Kehadiran latihan panahan sebagai kegiatan ngabuburit ini
pun mendapat respons positif dari para orang tua. Selain menyehatkan, olahraga
tersebut dinilai mampu membangun karakter anak, seperti disiplin, sportivitas,
serta kepercayaan diri.
Dengan semangat kebersamaan dan pembinaan berkelanjutan,
Fast Satria Pandhita Archery optimistis dapat melahirkan atlet-atlet panahan
potensial yang kelak mampu mengharumkan nama Kabupaten Lumajang di tingkat
regional maupun nasional. (yon)

0 Komentar