Lumajang, Suara Semeru – Pagi itu, suara mesin dan bau aspal panas memecah kesunyian ruas jalan penghubung Desa Karanganom–Desa Tumpeng.
Jalan yang selama ini rusak dan kerap memicu kecelakaan
akhirnya mulai dibenahi. Bukan oleh kontraktor, melainkan lewat gerakan swadaya
yang diprakarsai tokoh masyarakat setempat, Haji Amin, bersama warga.
Ruas jalan tersebut berada di dua wilayah administrasi,
yakni Kecamatan Pasrujambe untuk sisi Karanganom dan Kecamatan Candipuro untuk
sisi Tumpeng. Kondisinya yang rusak parah membuat warga tak ingin lagi menunggu
terlalu lama.
Berbeda dari perbaikan sebelumnya, kali ini warga sepakat
melakukan pengaspalan, bukan sekadar penambalan sederhana. Proses perbaikan
mulai dilakukan pada Senin 2 Pebruari 2026 sejak pagi hari.
Salah satu warga, Yahya, menuturkan pekerjaan dimulai
sekitar pukul 07.00 WIB. Jalan tersebut merupakan akses vital bagi aktivitas
warga, mulai dari anak-anak berangkat sekolah, warga menuju pasar, hingga
layanan kesehatan di Puskesmas.
“Ini jalan utama. Kalau sudah mulus, kami berharap tidak ada
lagi pengendara yang jatuh,” ungkap Yahya sambil mengamati proses pengerjaan.
Ia menjelaskan, metode perbaikan disesuaikan dengan tingkat
kerusakan. Untuk bagian jalan yang rusaknya ringan dilakukan tambal sulam,
sementara titik yang kondisinya parah diaspal secara menyeluruh.
“Kalau yang rusaknya ringan ya ditambal saja, tapi kalau
sudah parah seperti di sana, ya harus diaspal penuh,” timpal Rudi, warga
lainnya.
Aksi gotong royong ini mendapat apresiasi dari Camat
Pasrujambe, Muhammad Saiful, S.AP. Ia menyampaikan terima kasih atas kepedulian
Haji Amin dan warga yang rela berkorban demi kepentingan bersama.
Menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya melakukan perbaikan
infrastruktur jalan. Namun keterbatasan alokasi anggaran membuat pembangunan
jalan poros desa belum bisa dilakukan secara bersamaan.
“Kami memahami harapan masyarakat. Keterbatasan anggaran
memang menjadi faktor lambatnya pembenahan jalan rusak. Atas dedikasi Abah Amin
dan warga, kami ucapkan terima kasih karena jalan bisa kembali baik,”
pungkasnya. (yon)

0 Komentar