KEPEDULIAN DAN RESPONS CEPAT JAJARAN KEPOLISIAN KEMBALI DITUNJUKKAN DI TENGAH KONDISI CUACA EKSTREM YANG MELANDA WILAYAH KABUPATEN LUMAJANG.

 

Lumajang, Suara Semeru - Anggota Polsek Candipuro, jajaran Polres Lumajang, membantu para pelajar dan warga menyeberangi derasnya aliran lahar dingin di Sungai Regoyo, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Rabu 24 Februari 2026 pagi.

Di lokasi, tiga personel Polsek Candipuro terlihat bergantian menggendong siswa SD Negeri 03 Jugosari asal Dusun Sumberlangsep saat melintasi sungai.

Para pelajar tersebut terpaksa menyeberangi Sungai Regoyo untuk menuju sekolah. Sementara itu, arus lahar dingin masih cukup deras akibat tingginya intensitas hujan di kawasan hulu, terutama dari lereng Gunung Semeru.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi dan pencegahan setelah insiden seorang siswi yang terseret banjir lahar hujan Semeru saat hendak berangkat sekolah pada senin 23 Februari 2026. Peristiwa itu menjadi perhatian serius aparat kepolisian guna mencegah kejadian serupa terulang.

Selain membantu para pelajar, personel Polsek Candipuro juga menolong warga yang hendak melintas untuk beraktivitas. Pejalan kaki dituntun satu per satu agar tetap seimbang saat melintasi arus, sedangkan pengendara sepeda motor dibantu dengan cara didorong bersama-sama untuk menghindari risiko tergelincir dan terseret lahar dingin.

Kasubsi PIDM Si Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengatakan kehadiran personel Polri di lokasi merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian terhadap keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah di wilayah rawan bencana.

“Melihat kondisi arus Sungai Regoyo yang cukup deras dan membahayakan, anggota Polsek Candipuro langsung turun membantu masyarakat. Alhamdulillah, anak-anak yang hendak berangkat sekolah dapat menyeberang dengan aman,” ujar Suprapto.

Ia menambahkan, Polres Lumajang berupaya terus hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi situasi darurat atau bencana alam, guna memberikan rasa aman dan membantu kelancaran aktivitas warga.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada, terutama saat curah hujan tinggi. Apabila kondisi sungai tidak memungkinkan untuk dilintasi, diharapkan menunda aktivitas demi keselamatan bersama,” katanya.(yon)

 

 


Posting Komentar

0 Komentar