JALAN PASIRIAN–TEMPURSARI KEMBALI NORMAL USAI DITERJANG LAHAR HUJAN SEMERU

 

Lumajang, Suara Semeru - Jalan penghubung Kecamatan Pasirian dan Tempursari, Kabupaten Lumajang, yang sempat putus akibat terjangan banjir lahar hujan dari Gunung Semeru, kini telah selesai diperbaiki dan kembali bisa difungsikan secara normal.

Sebelumnya, banjir lahar hujan menerjang aliran Sungai Regoyo di Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, pada Jumat 30 Januari 2026. Terjangan tersebut menyebabkan tanggul sepanjang 150 meter jebol, merusak area persawahan, serta memutus akses jalan penghubung dua kecamatan. Akibatnya, tiga dusun sempat terisolasi dan aktivitas warga terganggu.

Petugas BBPJN Jatim-Bali, Supriadi, memastikan bahwa jalan yang terdampak kini sudah dapat dilalui kembali.

“Jalan putus akibat lahar dingin sudah bisa difungsikan kembali,” ujarnya di Lumajang, Kamis 19 Februari 2026.

Perbaikan Disertai Normalisasi Sungai

Perbaikan jalan tidak hanya sebatas penimbunan dan pemadatan ulang badan jalan. Petugas juga melakukan:

  • Normalisasi aliran Sungai Regoyo
  • Perbaikan tanggul di area Konsolidasi Dam Gondoruso
  • Pemasangan bronjong di sekitar titik jalan yang sebelumnya putus

Langkah ini dilakukan sebagai mitigasi apabila banjir lahar kembali terjadi, sehingga jalan tidak langsung terdampak dan rusak.

Dalam proses perbaikan, dikerahkan:

  • 6 unit alat berat
  • 4 dump truck
  • 1 vibrator roller

Supriadi menegaskan pihaknya akan terus melakukan penjagaan dan penguatan jalan tersebut hingga nantinya dibangun konstruksi permanen.

Sementara itu, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas bersama Dinas PU SDA Pemprov Jawa Timur masih terus melakukan normalisasi sungai dan mengarahkan aliran air kembali ke tengah sungai agar tidak kembali merusak tanggul.

Dengan rampungnya perbaikan ini, warga di tiga dusun yang sebelumnya terisolasi kini sudah dapat kembali beraktivitas secara normal.(har)


Posting Komentar

0 Komentar