Lumajang, Suara Semeru - Pemerintah Kabupaten Lumajang mempertegas komitmennya menjadikan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah melalui penguatan kolaborasi lintas sektor. Komitmen tersebut diwujudkan dalam kegiatan Travel Agent Gathering dan Fam’s Trip yang digelar di Aston Inn Lumajang, Rabu 28 Januari 2026.
Kegiatan ini
diikuti sekitar 50 travel agent dari
berbagai daerah di Indonesia dan menjadi upaya strategis memperluas
akses pasar destinasi wisata Lumajang agar masuk dalam arus utama pariwisata
nasional.
Acara
tersebut merupakan hasil sinergi Kamar
Dagang dan Industri (Kadin) Lumajang, Aston Inn Lumajang, serta didukung Pemerintah Kabupaten Lumajang. Kolaborasi ini bertujuan membangun
kesamaan persepsi dalam pengelolaan pariwisata yang profesional, terukur, dan
berkelanjutan.
General
Manager Aston Inn Lumajang, Otniel
Rezha El Shaddai, mengatakan Lumajang memiliki potensi wisata yang
lengkap, mulai dari wisata alam, budaya, hingga petualangan. Namun, potensi
tersebut perlu didukung strategi promosi yang tepat agar siap dipasarkan secara
nasional.
Ia berharap
kegiatan ini mampu melahirkan kerja sama konkret, seperti penyusunan paket wisata,
rute perjalanan, dan skema promosi yang terhubung langsung dengan jaringan
travel agent nasional.
Sementara
itu, Ketua Kadin Lumajang Agus Setiawan
menegaskan bahwa pengembangan pariwisata membutuhkan kerja kolektif semua
pihak. Menurutnya, keberhasilan pariwisata tidak hanya ditentukan oleh
keindahan destinasi, tetapi juga kualitas layanan, sumber daya manusia, serta
kesiapan masyarakat.
Dari sisi
pemerintah, Kepala Dinas Pariwisata
Kabupaten Lumajang Patria Dwi Astiadi menyatakan pemerintah daerah membuka
ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan pelaku industri pariwisata. Ia menilai
kegiatan ini penting sebagai sarana diskusi langsung terkait kebutuhan
industri, standar layanan, dan peluang promosi destinasi.
Melalui
kegiatan Travel Agent Gathering dan Fam’s Trip ini, Kabupaten Lumajang
optimistis dapat meningkatkan daya saing destinasi, memperluas jejaring
pemasaran, serta mendorong pariwisata sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah.(har)

0 Komentar