BUPATI LUMAJANG BAGIKAN 100 UNIT BECAK LISTRIK UNTUK PENGAYUH TUA

 

Lumajang, Suara Semeru – Bupati Lumajang, Bunda Indah Amperawati membagikan sebanyak 100 unit becak listrik untuk pengayuh becak yang sudah tua di Kabupaten Lumajang, bantuan tersebut dating dari orang nomor satu di Indonesia yakni Presiden Prabowo Subiyanto.

Bupat Lumajang bersama jajaran pemerintah daerah dan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YSGN) selaku pelaksana program menyerahkan bantuan becak listrik kepada penerima di Kantor UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (KIR) Lumajang.

“Becak listrik merupakan bentuk nyata kehadiran negara. Bukan hanya alat kerja, tetapi perhatian Presiden kepada masyarakat kecil yang selama ini menggantungkan hidup dari tenaga fisik,” ungkapnya.

Program itu tidak hanya dipandang sebagai distribusi alat transportasi baru, tetapi sebagai intervensi strategis yang memperkuat perlindungan sosial, meningkatkan efisiensi kerja, serta memberi napas lebih panjang bagi pengayuh becak, terutama yang telah sepuh.

“Banyak pengayuh becak di Lumajang yang telah lanjut usia, namun tetap bekerja demi mencukupi kebutuhan keluarga. Dengan adanya bantuan itu, mereka dapat bekerja dengan beban fisik yang jauh lebih ringan, tanpa kehilangan identitas transportasi rakyat yang sudah mengakar sejak lama,” jelasnya.

Ia menyoroti dampak adaptif becak listrik terhadap kondisi cuaca ekstrem yang belakangan sering terjadi seperti hujan deras atau panas terik, para pengayuh becak tetap bisa mencari nafkah tanpa memaksakan diri.

Bupati meminta para penerima untuk merawat kendaraan tersebut secara berkala dan mengingatkan bahwa bantuan itu bukan konsumtif, tetapi alat produktif yang harus memberikan manfaat jangka panjang bagi keluarga penerima.

Bantuan itu merupakan bagian dari program nasional inisiatif Presiden Prabowo Subianto melalui YSGN yang menargetkan distribusi 10 ribu becak listrik hingga akhir 2025, dan meluas menjadi 30 ribu unit pada 2026.

Setiap unit becak listrik dilengkapi kapasitas angkut hingga 200 kilogram, kecepatan maksimal 15 km per jam, serta jarak tempuh sekitar 36 kilometer dalam satu kali pengisian baterai penuh. Spesifikasi tersebut dianggap pas untuk kebutuhan mobilitas para pengayuh becak di wilayah perkotaan maupun pedesaan.

Dengan hadirnya becak listrik, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap produktivitas, pendapatan, dan keamanan kerja para pengayuh becak dapat meningkat, sekaligus menjaga keberlanjutan moda transportasi tradisional yang menjadi wajah keramahan Lumajang.

“Program itu diharapkan menjadi jembatan menuju transformasi ekonomi kelompok kerja informal,” pungkansya. (yon)


Posting Komentar

0 Komentar