Lumajang, Suara Semeru - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Lumajang menggelar kegiatan Pencanangan bantuan sosial Peduli Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting). Kegiatan tersebut guna mendukung program pemerintah pusat. Dalam pencanangan tersebut diserahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat .
Ketua IDI Lumajang dr. Guntur Sugiharto, MM. Kes,
menyampaikan bahwa kegiatan bansos Peduli Genting merupakan wujud kepedulian
IDI terhadap program pemerintah dan pentingnya menyelamatkan generasi yang akan
datang menuju Generasi Emas.
“Bantuan yang akan diberikan adalah tambahan nutrisi dua
telur per hari kepada ibu hamil (bumil) Kurang Energi Kronis (KEK) dan balita
dibawah dua tahun (baduta) yang beresiko stunting. Bumil KEK akan mendapat dua
butir telur per hari selama 90 hari. Sedangkan baduta diprogramkan mendapatkan
dua butir telur per hari selama 60 hari,” ungkapnya.
Sasaran penerima manfaat tersebar di 5 desa se Kecamatan
Candipuro sebanyak total 51 orang. Selanjutnya IDI bermitra dengan Dinkes P2KB.
Dalam hal ini penyuluh KB dan Puskesmas untuk memantau perkembangan balita baik
di posyandu maupun melalui kunjungan rumah oleh kader Tim Pendamping Keluarga
(TPK) yang sudah terlatih.
Guntur berharap sumbangsih IDI ini akan menjadi motivasi
bagi masyarakat dan para pihak untuk pertisipasi dalam pencegahan maupun
pemulihan stunting.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lumajang dr. Rosyidah
mengungkapkan data bahwa target capaian stunting harus terkejar 14 %. Rosyida
berharap dengan program IDI Lumajang ini target tersebut mampu dikejar dan
dapat membantu program penurunan angka stuntung di Lumajang. (har)

0 Komentar