SATU KORBAN BELUM DIKETEMUKAN, TIM SAR GABUNGAN TUTUP OPERASI PENCARIAN KORBAN TEBING LONGSOR DI PRONOJIWO



      Tim SAR gabungan, resmi menutup operasi pencarian korban longsor di Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Hal ini disampaikan Koordinator Tim SAR Basarnas Jember, Rudi Prahara, pada Selasa (11-6-2024). Menurutnya, meskipun masih ada satu korban atas nama Junaidi, warga Kabupaten Malang yang belum ditemukan, proses pencarian harus dihentikan.

      “Kami sudah menghentikan pencarian korban yang tertimbun longsor pada Senin malam (10/6), karena tim SAR telah melakukan pencarian selama tujuh hari secara maksimal, namun korban belum juga ditemukan,” ungkapnya.

      Tiga korban longsor yang sudah ditemukan dalam keadaan tak bernyawa yakni Kusnadi (40) ditemukan lebih dulu pada Selasa (4-6-2024) sore, kemudian pada Rabu (5-6-2024) ditemukan korban Dwi Suprapto dan pada Kamis (6-6-2024) ditemukan korban Rohim. Sementara yang belum diketemukan yakni Junaedi (26) warga Kabupaten Malang.

      Rudi mengatakan bahwa pihaknya sudah berusaha maksimal dalam melakukan pencarian dengan menyisir lokasi longsor tersebut dengan bantuan sejumlah alat berat dan anjing pelacak K9 dari Polres Lumajang. Ia menegaskan bahwa siap dipanggil sewaktu-waktu apabila nantinya ada informasi titik terang tentang keberadaan korban yang belum ditemukan tersebut.

     “Meskipun operasi SAR secara resmi sudah ditutup, tidak menutup kemungkinan pencarian akan dilakukan lagi apabila ada tanda-tanda keberadaan korban yang kini dinyatakan hilang tertimbun longsor,” jelasnya.

     Perlu diketahui, tebing longsor menimpa empat orang penambang pasir terjadi di Dusun Supit Desa Pronojiwo, Kecamatan Pronojiwo tepatnya berada di aliran lahar Gunung Semeru yang bersebelahan dengan kawasan Perhutani petak 4 pada Selasa (4-6-2024) pukul 11.30 WIB. (Yoni Kristiono)







Posting Komentar

0 Komentar